Setiap bahan bakar mesin diesel biasanya mengandung sulfur atau biasa disebut juga belerang. Kandungan sulfur inilah yang membuat kadar asam pada bahan bakar kendaraan Anda juga akan semakin tinggi. Sama seperti bahan bakar yang digunakan untuk kendaraan mobil dengan bahan bakar bensin, mesin diesel juga tetap membutuhkan kandungan bahan bakar yang bersih. Hal ini bertujuan agar proses pembakaran pada komponen mesin menjadi lebih baik.
Sulfur bisa dikatakan sebagai “musuh utama” dari kendaraan mobil dengan mesin diesel karena dapat memicu kadar asam berlebih yang dapat mengakibatkan kerusakan pada komponen mesin, mulai dari saluran bahan bakar hingga munculnya kerak.
Kerak yang terbentuk di saluran bahan bakar dapat mengganggu suplai bahan bakar yang dialirkan ke dalam silinder, serta memiliki memiliki efek langsung terhadap kinerja mesin. Jika hal ini terjadi, berbagai permasalahan mesin kendaraan pun tidak dapat dihindari, mulai dari turunnya tenaga mesin, proses pembakaran bbm mesin diesel yang tidak sempurna, hingga kerusakan serius lainnya.
Untuk mengurangi kadar sulfur pada bahan bakar diesel bisa menggunakan produk STP yaitu Diesel Injector Cleaner. Campuran solar ini mampu mengurangi kadar sulfur sehingga kualiatias pembakaran akan lebih sempurna.
Selain itu, Diesel injector cleaner diformulasikan secara khusus untuk membantu memulihkan kinerja dan efisiensi mesin dengan melarutkan endapan berbahaya. STP diesel injector cleaner juga menghaluskan getaran pada mesin saat stasioner, membantu mengurangi konsumsi bahan bakar dan emisi gas buang.
Untuk pengguna kendaraan wajib berhati-hati. Pasalnya jika adaair yang terdapat di dalam tangki bahan bakar akan membuat performa mesin menjadi terganggu. Hal itu dikarenakan air tidak memiliki karakter yang sama dengan bahan bakar. Akhirnya tenaga mesin menjadi ngempos bahkan bisa pincang.
Banyak faktor yang menyebabkan ada air di dalam tangki bahan bakar. Mulai dari kualitas bensin itu sendiri hingga terdapat kerusakan pada komponen yang berhubungan dengan tangki juga bisa menyebabkan air masuk ke tangki bahan bakar.
faktor lainnya bisa dari saluran pernapasan tangki bahan bakar. Bila komponen ini pampat maka uap bensin di dalam tangki berpeluang mengalami pengembunan. Bila saluran pernapasan pada tangki bahan bakar suda tidak bagus, hal ini menyebabkan suhu di dalam tangki tidak sama dengan suhu di luar, akhirnya uap bensin lebih mudah mengalami kondensasi, atau pengembunan, itu bisa menimbulkan air di dalam tangki.
Untuk menghilangkan kadar air pada tangki bensin kendaraan bisa menggunakan campuran bensin STP Petrol Treatment. STP Petrol Treatment dapat menghemat bensin dengan menjaga sistem pemasukan tetap bersih serta meningkatkan daya pembersih dari bensin. Selain itu mampu mengatasi karat dan korosi dengan menghilangkan kadar air sehingga pembakaran lebih sempurna.
Semua orang pasti tidak ingin mobilnya mengalami masalah mesin, seperti keluarnya asap putih pada mobil. Kenapa knalpot keluar asap putih? Terlepas dari warnanya, asap putih atau warna lain merupakan pertanda ada sesuatu yang salah pada mesin mobil.
Terlebih lagi jika yang keluar adalah asap putih tebal, hal ini merupakan masalah serius yang perlu segera ditangani. Pasalnya, mengabaikan asap yang keluar dari knalpot bisa menyebabkan mesin mobil meledak.
Masalah mobil keluar asap putih umumnya disebabkan oleh masuknya oli mesin mobil ke ruang pembakaran. Memperbaiki hal ini, membawa mobil ke bengkel untuk menemukan sumber bocor dapat dilakukan, agar masalah mobil keluar asap putih dapat segera teratasi.
Sementara pada mobil diesel biasanya mengeluarkan asap hitam tipis. Pada saat dipanaskan pada pagi hari, asap yang keluar biasanya hanya berlangsung selama beberapa menit saja. Hal ini terjadi lantaran mesin mobil belum bekerja pada suhu dan kondisi yang maksimal, terlebih jika mobil diparkirkan di ruang terbuka. Biasanya terdapat juga tetesan air di knalpot dan ini normal.
Namun jika asap knalpot mobil masih terus keluar dengan waktu lama dan cukup tebal, maka bisa dipastikan ada yang tidak beres pada mesin mobil.
Untuk mencegahnya pengguna mobil bisa menggunakan Smoke Treatment Pencegah Asap Mesin & Knalpot. Smoke Treatment memiliki formula yang berguna untuk mengurangi asap dan membantu mengurangi gesekan dengan memberikan bantalan oli yang tebal yang menjadikan performa mesin mobil lebih baik.
STP Smoke Treatment bisa digunakan untuk mesin bensin dan diesel dan pastinya dapat mengurangi asap. Selain itu STP Smoke Treatment dapat melapisi katup-katup dan batang torak yang berbunyi, memperpanjang umur pakai oli menjadi 2x lebih lama serta mencegah masuknya oli ke dalam ruang bakar.
Terlebih lagi STP Smoke Treatment juga dapat membantu mengurangi kadar emisi pada kendaraan sehingga kendaraan lebih siap menghadapi uji emisi.
Perawatan mobil penting dilakukan agar tampilan mobil lebih bersih dan menjaga keawetan mobil. Salah satunya adalah dengan merawat bagian ban mobil agat tetap hitam dan tidak terlihat kusam.
Kotoran seperti tanah, debu, hingga pasir dapat menempel pada dinding ban mobil sehingga memberikan kesan kusam. Karena itu, ketika ban sudah terlihat kotor dan kusam gat dianjurkan untuk membersihkannya.Namun, terkadang para pengguna mobil malas jika harus mencuci ban karena cukup menyita waktu.
Salah satu cara paling praktis adalah dengan menggunakan airan semir yang dirancang khusus untuk ban.Saat ini banyak beredar di pasaran cairan penghitam untuk bodi plastik hingga ban. Cairan ini kerap dijual dengan promosi yang menjamin kehitaman yang tidak akan pudar atau permanen.
Namun sering sekali terjadi jika digunakan terus menerus dalam waktu lama tampilan ban hitam tampak tidak natural. Bahkan kalau udah lama, warnanya jadi nge-bule atau agak aneh kusamnya.
Selain ban tampak lebih bersih pastinya pengguna mobil juga ingin ban lebih terlindungi. STP Son of A Gun Tire Care Semir & Pelindung Ban bisa menjadi pilihan cerdas untuk perawatan ban mobil.
STP Son of A Gun Tire Care adalah produk perawatan ban dengan satu langkah mudah. Dengan cairan berbuih aktif 3-in-1 Action, STP Son of A Gun Tire Care membersihkan, mengilaukan serta melindungi ban kendaraan dari bahaya paparan sinar matahari yang dapat menyebabkan kekenyalan ban menjadi menurun yang berakibat timbulnya retak pada permukaan ban.
Beberapa waktu lalu masyarakat Indonesia kembali digegerkan dengan penggrebekan pabrik oli palsu yang berada di kawasan Tanggerang. Dengan nilai dari pemalsuan oli mencapai Rp 16,5 miliar, total oli palsu mencapai 1153 kilogram dan 196.734 botol.
Oli palsu itu tidak Berstandar Nasional Indonesia atau SNI, tidak memiliki Nomor Pelumas Terdaftar atau NPT, serta Nomor Pendaftaran Barang atau NPB. Jika praktik oli palsu dibiarkan tentunya akan berbahaya bagi konsumen dan pastinya bisa merugikan berbagai pihak.
Jika mobil sampai menggunakan oli palsu maka siap-siap harus menguras dompet lebih dalam untuk perbaikannya. Ada banyak kerusakan komponen kalau pengguna sampai keliru pakai pelumas palsu.
Kerusakan yang disebabkan oleh oli palsu pada komponen mobil cenderung sulit diprediksi di awal. Seringkali, efek baru muncul setelah penggunaan jangka panjang sekitar 2.000 kilometer atau lebih.
Gejala awal yang bisa dirasakan pengemudi adalah mobil sering mengalami overheat. Selain itu oli palsu biasanya menggumpal seperti mentega dan menyumbat saluran drainase oli. Kalau sudah menggumpal, mesin harus dikuras berkali-kali supaya kompartemen mesin bersih. Terkadang ada situasi gumpalan yang sulit dihilangkan, solusinya mahu tidak mahu harus turun mesin untuk dibersihkan manual.
Mengingat kendala yang diakibatkan dari penggunaan oli palsu cukup berat dan fatal, Oli STP menjamin keaslian dari produk-produk kendaraan khususnya produk oli.
Terlebih hingga saat ini belum ada pengaduan terkait oli merek STP yang dipalsukan. STP pun memiliki jurus tersendiri untuk memastikan produk oli STP tidak dapat dipalsukan.
Pertama tutup botol oli STP itu modelnya custom bukan dibuat untuk umum, kemudian pada seal di dalam tutup oli yang berbahan mirip seperti alumunium foil tapi lebih tebal, diberi logo STP. Jika tidak memiliki logo STP dipastikan bahwa oli tersebut palsu.
Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) beberapa kali sudah mengalami kenaikan. Banyak masyarakat yang menyiasati penggunaan BBM kini dicampurkan dengan campuran bensin agar memancing pembakaran lebih sempurna dengan menggunakan octane booster.
Octane booster dengan aditif non metal terbukti mampu meningkatkan performa secara instan. Peningkat oktan diklaim menghilangkan gejala ngelitik, terhentak-hentak, mengembalikan tenaga yang hilang. Selain menambah angka oktan, octane booster dengan aditif non metal juga disebut membersihkan ruang bakar.
Namun masyarakat harus berhati-hati dalam memilih octane booster. Pasalnya octane booster dengan berbahan dasar logam campuran dari unsur timbal, besi, dan mangan lambat laun kandungan tersebut mampu merusak sistem pembakaran itu sendiri. Akibatnya, pembakaran malah jadi tidak bekerja optimal bila memakai bahan bakar biasa tanpa aditif.
Terlebih octane booster dengan bentuk tablet ketika berubah menjadi serbuk bisa menyebabkan mampet di filter bahan bakar. Niat hati kendaraan ingin lebih irit dan bertenaga tetapi sistem pembakaran malah jadi rusak akibat kandungan logam yang terdapat pada octane booster.
Untuk itu, masyarakat sebaiknya hindari penggunaan Octan Booster Non-Oxygenated dan aditif yang berbahan dasar logam (organometallic) atau berbasis logam misalnya MMT (metilsiklopentadienil manganese tricarbonil) dan Ferrocene (disiklopentadienil iron).
Octane Power Booster STP bisa menjadi salah satu pilihan tepat dan aman untuk campuran bensin kamu. Octane Power Booster membantu memulihkan tenaga dan akselerasi dengan cara menghilangkan endapan dan membersihkan sistem bahan bakar. Dengan Formula 2-in-1 yang dapat menaikkan angka oktan dan membersihkan sistem bahan bakar untuk mengembalikan performa yang hilang.
Mudik atau pulang kampung merupakan tradisi turun temurun di Indonesia, dimana setiap menjelang Lebaran Idul Fitri setiap orang rela menempuh jarak ratusan kilometer untuk berkumpul bersama keluarga besar di kampung halaman. Ada dua pilihan media untuk melakukan perjalanan mudik lebaran yaitu menggunakan transportasi umum atau dengan kendaraan pribadi.
Biasanya masyarakat Indonesia cenderung memilih menggunakan kendaraan pribadi untuk mudik lebaran ke kampung halaman. Alasannya pun cukup beragam, mulai dari rasa lebih aman dan nyaman hingga lebih ingin menikmati perjalanan bersama keluarga.
Namun begitu, ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum mudik menggunakan kendaraan pribadi. Pengecekan komponen-komponen mobil wajib dilakukan agar perjalanan mudik menjadi aman. Kira-kira komponen apa saja yang perlu di cek? Berikut ini komponen mobil yang wajib di cek sebelum mudik dengan kendaraan pribadi.
1. Oli mesin Oli mesin memiliki fungsi vital untuk melumasi, menjaga suhu, sekaligus melindungi mesin. Dengan peran yang krusial, pastikan takaran oli sesuai rekomendasi. Jika oli mesin sudah lama tidak diganti, segera lakukan penggantian. Ini karena oli mesin memiliki masa pakai. Seiring waktu peformanya bakal menurun.
2. Minyak rem Perhatikan ketinggian tabung penyimpan minyak rem. Kalau berkurang, segera tambah dengan minyak rem yang spesifikasinya sesuai rekomendasi pabrikan. Indikasi berkurangnya minyak rem menandakan bahwa ketebalan kampas rem mulai menipis. Bisa juga terjadi kebocoran pada sistem rem. Kalau sudah begini, maka lakukan perbaikan.
4. Air radiator Air radiator punya tugas mulia yakni sebagai pendingin mesin mobil agar bisa bekerja dengan baik. Risikonya kalau sampai air radiator habis, mesin mobil Anda bisa jebol dan harus turun mesin. Oleh karena itu, cek dahulu kondisi air radiator sebelum pergi mudik. Buka tutup atas radiator dan perhatikan batas ketinggian. Periksa juga tabung peyimpanan cadangan air radiator. Kalau kurang, isi hingga batas atas. Jangan melebihi batas karena air radiator tidak bisa bersirkulasi dengan baik.
5. Freon AC Jangan pernah sepelekan tugas AC saat mobil dibawa mudik bersama keluarga. Di tengah panas terik, ternyata AC tidak dingin. Pastinya akan sangat tidak nyaman. Anda bisa mengintip via sight glass di ruang mesin. Nyalakan mesin dan AC. Saat idle akan terlihat bening. Saat digas, akan timbul sedikit gelembung udara. Itu artinya freon berkurang.
6. Ban Ban adalah satu-satunya bagian mobil yang menghubungkannya ke tanah, hingga ini sangat memengaruhi kelancaran perjalanan. Pastikan tekanan angin di dalam ban sudah baik dan periksa ban itu sendiri masih tebal atau sudah tipis. Jika sudah tipis, ban aku terasa licin dan sulit dikendalikan. Sehingga, sebaiknya ganti ban baru yang lebih tebal.
Mobil merupakan salah satu kendaraan yang sering digunakan oleh masyarakat untuk berbagai kebutuhan. Di dalam mobil ada banyak komponen, salah satunya adalah bagian rem. Rem merupakan salah satu komponen penting pada suatu kendaraan untuk menekan laju kendaraan. Apabila rem mobil mengalami masalah, tentu hal tersebut akan berbahaya bagi pengendara, penumpang mobil, dan masyarakat yang berada di jalanan. Oleh karena itu, Anda harus selalu memperhatikan serta merawat kondisi rem kendaraan Anda untuk menghindari hal yang tak diinginkan selama berkendara.
Rem mobil, baik yang memakai tromol maupun cakram, seharusnya memang dibersihkan secara periodik agar rem tetap bekerja optimal saat dijalankan. Kotoran pada rem ini macam-macam, bisa debu, oli, air, serbuk logam akibat gesekan sistem rem, dan lain-lain.
Salah satu tanda jika rem sudah kotor antara lain rem tidak sepakem biasanya, hal ini terjadi karena adanya butiran debu yang menempel pada permukaan tromol atau kampas rem sehingga menjadi penghalang cengkraman kampas rem baik pada tromol maupun piringan cakram. Selain tidak sepakem biasanya, rem yang kotor juga bisa ditandai dari adanya bunyi mendecit atau menderit saat diinjak, suara ini tentunya mengganggu dan mengkhawatirkan.
Meluruhkan Debu, Minyak Serta Kotoran Yang Melekat.
Jika sudah terjadi penurunan performa pada rem mobil Anda atau rem Anda sudah mengeluarkan bunyi-bunyi aneh saat dipijak, sebaiknya Anda lakukan pembersihan pada komponen rem. Pembersihan rem sebenarnya tidak memiliki patokan tertentu karena setiap medan atau jalan membawa implikasi yang berbeda pada sistem rem, misalnya banyak melewati jalanan berdebu atau berpasir akan menyebabkan rem cepat kotor sehingga harus lebih rutin dibersihkan.
Pembersihan rem ini idealnya dilakukan tiap 5000 kilometer, jika service berkala mobil adalah kelipatan 10 ribu kilometer maka khusus untuk membersihkan rem ini luangkan waktu sedikit di rumah karena membersihkannya relatif mudah. Ada satu merk pembersih rem yang bisa kami rekomendasikan untuk Anda, yaitu Brake & Parts Cleaner dari STP.
Brake & Parts Cleaner dari STP adalah pembersih rem yang sangat andal. Cairan pembersih ini dapat menyingkirkan minyak, oli, endapan sisa pengereman, serta kontaminan lainnya. Brake & Parts Cleaner dari STP pun sangat mudah digunakan tanpa harus membongkar tinggal semprot maka kotoran akan rontok. Cairan pembersih ini dapat digunakan juga guna membersihkan komponen-komponen rem sebelum dipasang kembali terutama sebelum proses pengencangan baut.
Jika Anda sudah melakukan pembersihan komponen rem, tetapi komponen rem masih berbunyi atau tidak pakem, mungkin memang sudah sepatutnya kampas rem mobil Anda diganti.
Wiper merupakan salah satu alat yang sangat penting, terutama di musim hujan. Gunanya, wiper sangat diperlukan untuk menyeka air yang menempel kaca mobil. Dengan cara ini, Anda tidak akan kehilangan pandangan saat berkendara di bawah guyuran hujan.
Karet wiper sekilas seperti komponen yang sepele pada mobil, padahal tugasnya terbilang krusial. Karena perangkat ini memberikan pandangan yang jernih kepada pengemudi. Apalagi ketika musim hujan, jelas sekali perannya terasa sangat penting. Apabila kinerja komponen ini terganggu maka bisa membuat kenyamanan berkendara menjadi terganggu.
Kita harus merawat agar komponen wiper selalu awet, terutama bagian karetnya. Karet wiper yang mengeras akan memberikan daya pandang yang tidak maksimal ketika hujan. Selain itu, jika kondisi wiper tidak prima, hal tersebut berpotensi membuat kaca depan menjadi baret. Jadi, simak beberapa tips perawatan wiper yang akan kami bahas ya!
Jangan Parkir di Bawah Terik Matahari
Matahari adalah musuh bagi elastisitas dari karet wiper. Paparan sinar matahari dalam waktu rutin akan menjadikan karet mengeras. Alhasil wiper menjadi kurang optimal dalam menyapu air, karena kondisi karet yang mengeras.
Angkat Wiper
Jika mobil memang harus diparkir di luar ruangan dan terpapar sinar matahari, sebaiknya wiper diangkat dari kaca depan. Ini bertujuan agar karet wiper tidak dalam kondisi stres ketika terkena sinar matahari. Dengan begitu, karetnya tidak cepat rusak.
Jangan Sampai Lupa Mengisi Cairan Wiper
Cairan wiper mempunyai komposisi kimia sedemikian rupa agar bisa membersihkan kaca dengan maksimal. Sebaiknya tabung reservoir air wiper selalu dicek dan diisi cairan wiper berkualitas baik demi kinerja wiper yang optimal.
Membersihkan dan Melapisi Karet Wiper dengan Silikon
Karet wiper biasanya juga kotor karena menyapu segala jenis kotoran yang hinggap di kaca depan. Karet ini bisa dibersihkan dengan cara mengelap wiper menggunakan air yang dicampur dengan sabun. Agar lebih optimal, setelahnya Anda bisa menyemprotkan karet wiper dengan semprotan silikon. Menyemprotkan cairan silikon pada karet wiper akan memberikan perlindungan pada karet wiper agar tidak cepat mengeras atau getas.
Salah satu semprotan silikon yang bisa kami rekomendasikan untuk Anda gunakan adalah Silicone Spray dari STP.
Silicone Spray dari STP adalah semprotan silikon multiguna dengan formula nonkorosif yang memberikan lapisan tipis, tahan lama, tidak berbau serta melumasi.Selain untuk wiper, Anda dapat melindungi serta menghilangkan bunyi derit yang disebabkan oleh gesekan, misalnya untuk melumasi pintu atau pagar. Silicone Spray dari STP sangat direkomendasikan untuk melindungi permukaan material karet, plastik, logam, vinil, metal, serta dapat juga diaplikasikan untuk permukaan kaca.
Dalam menjaga kebersihan kabin mobil, ada salah satu komponen pada interior yang kerap kali luput dari perhatian. Komponen yang terkesan sepele tersebut adalah plafon. Perlu Anda ketahui bahwa sebenarnya plafon mobil cukup rawan terhadap kotoran.
Selama perjalanan, plafon mobil Anda bisa jadi kotor karena terhinggapi debu yang masuk kabin mobil melalui jendela. Bahkan, plafon juga bisa kotor akibat kebiasaan buruk penumpang, misalnya merokok di kabin mobil. Plafon juga bisa kotor akibat noda makanan atau minuman.
Plafon mobil harus dibersihkan dan dirawat dan hal ini bisa dilakukan sendiri di rumah. Syaratnya Anda harus paham dan perlu hati-hati.
Ada beberapa hal yang harus Anda ketahui dan hindari, contohnya jangan sampai ada sisa air di plafon mobil karena akan menyebabkan pelapukan dini dan bercak air.
Ketika membersihkan plafon mobil perhatikan, Anda harus terlebih dahulu memperhatikan jenis kotoran atau nodanya. Jika plafon berdebu, cukup sikat lembut tanpa air. Kalau sikat atau alat pembersihnya diberi air atau campuran air sabun, malah menambah kotor permukaan plafon.
Membersihkan plafon mobil bisa menggunakan sikat gigi, tetapi Anda harus pastikan sikat tersebut bersih dan kering. Caranya juga cukup mudah. Sikat bagian plafon yang kotor dengan gerakan tangan searah. Akan lebih baik jika menggunakan sikat gigi yang lembut dan tidak kaku.
Apabila debu yang disikat tadi dirasa sudah rontok maka lanjutkan dengan mengelapnya menggunakan lap . Masukkan lap pada air deterjen kemudian peras sampai benar-benar dan menyisakan kandungan air yang minim. Setelah itu, coba lap permukaan plafon di area kecil.
Jika ada noda yang sulit hilang dengan sapuan lap lembap, tenang saja, kami punya solusinya.
Anda bisa gunakan Tuff Stuff Multi-Purpose Foam Cleaner dari STP. Tuff Stuff ini adalah foam pembersih serbaguna yang Anda dapat gunakan untuk menghilangkan noda-noda membandel pada plafon mobil. Dengan smart & active foam-nya Tuff Stuff mampu meresap ke dalam pori-pori, efektif membersihkan dan mengangkat kotoran dengan maksimal.
Selain untuk digunakan membersihkan interior mobil, seperti pada plafon, Tuff Stuff Multi-Purpose Foam Cleaner dari STP juga dapat digunakan untuk bahan kain, beludru, karpet, kain, hingga vinyl atau kulit imitasi. Tuff Stuff Multi-Purpose Foam Cleaner dari STP juga sangat aman karena tidak mengandung Fluorocarbon dan Phosphate
Banyak orang enggan memilih mobil diesel terbaik, karena karakter mesin yang berisik sehingga dianggap kurang nyaman untuk dikendarai.
Padahal, mobil diesel bisa menjadi alternatif selain kendaraan yang berbahan bakar bensin. Terlebih mobil diesel paling irit dibandingkan mesin bensin.
Mobil diesel terbaik dapat menjadi pilihan menarik untuk para penggemar mobil dengan tenaga besar.
Hal ini karena mesin diesel dikenal jauh lebih kuat, tetapi dengan konsumsi bahan bakar tetap hemat.
Di Indonesia, ada banyak mobil bermesin diesel yang cocok untuk segala medan dan mampu menampung banyak penumpang. Selain muat banyak penumpang, mobil diesel paling irit dan tangguh juga banyak dicari.
Bagi kamu yang sedang mencari daftar mobil diesel terbaik 2022 di Indonesia, berikut beberapa rekomendasinya.
1.Toyota Hilux
Mobil yang satu ini sudah 50 tahun bertahan di pasaran mobil dan sangat laku di Amerika juga Eropa. Toyota Hilux pada 2022 muncul kembali dengan 3 pilihan jenis, ada New Hilux D Cab E Type, New Hilux D Cab G Type, dan New Hilux D Cab V Type.
Tipe E merupakan tipe terendah, sedangkan tipe V merupakan yang tertinggi. Pada dapur pacu DOHC 4 silinder segaris dengan teknologi VNT Intercooler berkapasitas 2.393 cc dan daya maksimum sebesar 149.6 ps/3.400 rpm.
Selain memiliki bak terbuka di belakang, Toyota Hilux D Cab V Type ini memiliki dua kabin dan mampu menampung 5 orang.
2.Mitsubishi Pajero Sport
Mobil berjenis SUV keluaran PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) baru-baru ini dirilis dalam versi terbarunya New Pajero Sport. Dibekali mesin diesel 4N15 2,4L MIVEC dengan Turbocharged dan Intercooled ini mampu menghasilkan tenaga besar 181PS pada 3500 rpm dan torsi 430 Nm pada 2500 rpm.
Pajero Sport terbilang ramah lingkungan dengan variable geometry turbo (VGT). Berkendara pun jadi lebih responsif dengan dilengkapi 8-Speed automatic transmission. Dengan fitur ini menjadikan pengalaman berkendara menjadi lebih responsif, stabil, dan perpindahan gear yang lebih halus.
3.Toyota Fortuner
Di kalangan pecinta mobil bahan bakar solar, Toyota Fortuner terkenal irit dan bandel. Pesaing Pajero Sport ini memiliki desain yang mewah dan tangguh di kelasnya.
Fortuner yang dipasarkan di Indonesia dibekali mesin diesel berkapasitas 2,7L Dual VVT-I bensin dan 2.4L 2GD-FTV. Soal performa tak perlu diragukan lagi karena terbukti mampu mengeluarkan tenaga hingga 150 hp.
4.Hyundai Santa Fe
Mobil diesel paling irit berikutnya dari PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) yaitu New Santa Fe. Jenis ini memiliki beberapa varian. Hyundai New Santa Fe varian Style, Prime dan Signature yang disematkan mesin diesel 2.200 cc dengan transmisi otomatis DCT 8 percepatan.
5.Isuzu MU-X
Mobil diesel paling irit selanjutnya yaitu Isuzu MU-X. Berbekal mesin 4JK1-TC hi power dengan 4 silinder serta commonrail diesel direct Injection, menjadikan mobil ini sangat tangguh untuk menghadapi berbagai rintangan di jalanan.
Selanjutnya fitur intercooled VGS (Variable Geometry System) turbo charger menjadikan mesin berbahan bakar diesel ini semakin hemat bahan bakar.
Meskipun memiliki tenaga yang maksimal, mesin Isuzu MU-X juga dirancang untuk menghasilkan efisiensi maksimal sehingga hemat bahan bakar.
Nah, apa pun mobil yang akan Anda pilih, jika bicara oli terbaik untuk mesin diesel, Anda harus mempertimbangkan varian produk dari STP.
Salah satu varian oli STP yang paling cocok untuk segala macam mobil diesel adalah Full Synthetic Diesel Oil 5W-30 dari STP. Oli ini adalah oli mesin diesel full sintetik yang lengkap, canggih, dan berkinerja tinggi.
Oli ini sudah diformulasikan untuk memberikan kinerja luar biasa pada mesin diesel dengan teknologi terkini. Dengan API service CK-4 sehingga membuat STP Full Synthetic Diesel Oil 5W-30 lebih tahan terhadap oksidasi, peningkatan shear stability yang membuat pelumas lebih adaptif dan stabil terhadap perubahan viskositas, yang disebabkan oleh oli yang mengalami tekanan dan gesekan berlebih. API service CK-4 juga menyempurnakan standar yang ada dengan memberikan perlindungan yang ditingkatkan terhadap mesin dan mencegah sumbatan pada filter karena deposit serta endapan deposit pada piston.
Menjaga Bahan Bakar Tetap Stabil
STP Full Synthetic Diesel Oil 5W-30 juga dilengkapi aditif yang dapat menjaga komponen mesin tetap bersih sehingga mencegah terjadinya penumpukan deposit terutama pada filter oli yang dapat mempengaruhi kinerja mesin. Oleh karenanya oli mesin ini sangat kompatibel dengan penggunaan bahan bakar biodiesel.
Mengisi bahan bakar adalah sebuah kewajiban yang harus dilakukan semua pemilik kendaraan bermotor. Tanpa bahan bakar, kendaraan bermotor tidak akan bisa berjalan alias mogok.
Di antara kegiatan rutin mengisi bahan bakar minyak atau BBM ini, ada banyak mitos yang beredar dan telanjur dipercayai, misalnya harus menggoyang mobil saat mengisi bahan bakar agar bensin bisa penuh maksimal, hal tersebut sebenarnya tidak benar dan akan membuat Anda malu jika Anda melakukan hal tersebut.
Salah satu hal yang harus dihindari saat mengisi BBM di mobil Anda sebenarnya adalah lubernya BBM saat pengisian. Beberapa hal negatif bisa timbul jika Anda seringkali mengisi BBM di mobil hingga luber, simak artikel ini agar Anda dapat menghindari hal-hal negatifnya!
Risiko BBM Tumpah dan Menguap
Posisi normal pengisian BBM adalah posisi jalan datar sehingga bisa mengisi tangki dalam kondisi penuh. Tidak ada SPBU yang melakukan pengisian dalam posisi miring sehingga bisa saja kita mengisi bensin pada posisi penuh sampai menyentuh bibir dan tutup tangki.
Namun, Anda juga harus menyadari bahwa tidak selamanya jalanan benar-benar datar, ada yang menanjak ada juga yang bergelombang. Jika Anda mengisi bensin mobil hingga benar-benar penuh lalu melewati jalan seperti tersebut maka bensin tentunya akan tumpah, rembes atau menguap. Apalagi jika tutup tangki mobil Anda sudah tidak dalam kondisi yang baik (drat aus, berkarat, tidak tertutup rapat) maka bisa saja bensin akan tumpah. Harus Anda ketahui bahwa uap bensin juga sangat berbahaya untuk kesehatan. Setiap bensin yang tumpah atau menguap akan menjadi faktor penyumbang polusi udara.
Berisiko Memicu Kebakaran
Bensin merupakan salah satu bahan yang mudah terbakar. Ketika mengisi bensin hingga penuh dan (amit-amit) tumpah dan berdekatan dengan sumber api, kita tidak akan bisa mencegah api menjalar ke mobil. Jadi, jangan pernah mengisi BBM hingga penuh bahkan luber ke permukaan.
BBM Membutuhkan Ruang Udara
Mengisi bensin hingga penuh membuat tekanan bensin saat mengembang berkurang. Hal itu dikarenakan di dalam ruang tangki, tidak terdapat cukup udara untuk sirkulasi bensin dan itu sangat berbahaya. Setiap tangki bensin kendaraan selalu dilengkapi dengan lubang hawa.
Lubang ini berfungsi untuk mengurangi tekanan yang dihasilkan BBM saat ada di dalam tangki bensin. Bila seluruh ruang tangki dipenuhi dengan bahan bakar, maka gas yang timbul hasil ekspansi BBM akan keluar dari tangki melalui selang sehingga BBM terbuang percuma.
Hindari mengisi bensin sampai menyentuh tutup tangki (saat ditutup). Jika ini dilakukan maka artinya ruang udara sudah tidak optimal (sangat sedikit), padahal ruang udara dalam tangki ini berfungsi untuk mengurangi tekanan pada tangki saat bensin mengembang.
Tangki mobil sudah di desain supaya aman termasuk saat pengisian BBM. Jika proses pengisian benar maka saat bensin menguap, uap bensin akan langsung dikeluarkan melalui selang, supaya aman. Jika ruangan udara dipenuhi dengan bensin, maka pembuangan BBM tidak maksimal sehingga terbuang dengan percuma.
Daripada mengisi bensin terlalu penuh hingga luber dengan dalih ingin mengirit atau malas sering mengantre di pom bensin, baiknya Anda coba gunakan aditif yang bisa meningkatkan kualitas pembakaran BBM di mobil Anda. Salah satu merek yang harus Anda coba adalah aditif dari STP.
Mencegah Terjadinya Endapan Pada Injektor.
Beberapa jenis aditif dari STP ini tersedia untuk beragam jenis mesin dan kebutuhan Anda. Dari semuanya, campuran bahan bakar STP pastinya akan mampu membersihkan injektor dan seluruh sistem pembakaran mesin sehingga membuat mesin menjadi efisien irit dan bertenaga kembali.
Penggantian oli mesin pada kendaraan harus rutin dilakukan agar performa pelumasan mesin tetap terjaga pada kondisi yang optimal. Ciri-ciri oli mesin yang sudah harus diganti adalah warna oli yang berubah menjadi hitam pekat dan tingkat kekentalan oli yang sudah cukup tinggi.
Ketika oli dikuras untuk dilakukan penggantian maka biasanya mesin mobil harus dipanaskan terlebih dahulu agar oli menjadi encer dan bisa bersirkulasi untuk dibuang dengan sempurna.
Meskipun sudah melakukan hal demikian, tidak menutup kemungkinan bahwa masih terdapat sisa-sisa oli yang mengendap yang tetap tidak ikut terbuang. Sisa-sisa endapan oli ini bisa menimbulkan kerak yang akan menempel pada mesin dan akan berpengaruh terhadap performa mesin kendaraan Anda. Endapan dan kerak oli ini juga akan mengganggu proses pelumasan pada mesin.
Mencegah Timbulnya Acida atau Asam Pada Mesin
Endapan oli ini bisa diatasi dengan menggunakan engine flush. Engine flush adalah cairan khusus yang berfungsi untuk merontokan endapan oli maupun kerak oli yang menempel pada mesin. Cara penggunaannya cukup mudah, yaitu ketika hendak mengganti oli, cairan engine flush dimasukkan ke dalam lubang pengisian oli mesin.
Setelah memasukkan cairan engine flush, lalu nyalakan mesin mobil dan diamkan dalam posisi idle atau stasioner kurang lebih sekitar 5 sampai 10 menit.
Hal ini harus Anda lakukan agar engine flush bisa bersirkulasi dengan baik.
Setelahnya, matikan mesin dan buka lubang pembuangan mesin untuk mengeluarkan oli mesin.
Setelah tidak ada lagi oli sisa yang menetes keluar, tutup lubang pengisian dengan bautnya lagi lalu isi mesin dengan oli baru. Sangat praktis, tetapi yang harus jadi perhatian Anda adalah pemilihan merek cairan engine flush yang terbaik bagi mobil Anda.Salah satu merk engine flush yang bisa kami rekomendasikan adalah STP. Engine Flush dari STP akan membantu membersihkan endapan serta lumpur pada mesin pada saat Anda menguras oli mesin kendaraan Anda. Dengan demikian, oli yang baru dapat bekerja lebih maksimal.
Beberapa hari ini, beberapa wilayah di Indonesia diguyur hujan dengan beragam intensitas. Tidak jarang hujan terjadi di pagi hari saat kebanyakan orang berangkat beraktivitas, atau bahkan sore hari ketika semua orang hendak pulang ke rumah masing-masing.
Salah satu masalah yang paling mengesalkan ketika harus menerobos hujan adalah sneaker basah dan kotor akibat hujan yang tak terduga. Sneaker yang sudah lama dan sering digunakan juga bisa saja sudah kotor dan kehilangan warna aslinya. Namun, Anda tidak perlu khawatir, Anda hanya perlu membersihkannya dengan cara yang tepat agar fungsi dan material sneakers kesayangan tidak rusak.
Lalu, apa hal lain yang perlu diperhatikan ketika hendak membersihkan sneakers yang basah dan kotor?
Hindari Penggunaan Mesin Cuci
Mencuci sneakers menggunakan mesin cuci akan merusak struktur dan ketangguhan foam. Kondisi ini bisa berdampak buruk pada kemampuan sepatu menyediakan bantalan yang konsisten atau responsif, terutama untuk sepatu lari. Beberapa foam lebih sensitif terhadap air dan temperatur tinggi, dibandingkan jenis foam lainnya. Jenis foam sepatu bisa diketahui, salah satunya lewat deskripsi produk di situs resmi merek sepatu tersebut.
Secara umum, sepatu yang dibuat dengan EVA, material karet elastis yang membuat foam terasa empuk dan fleksibel, harus dicuci dengan tangan. Material tersebut mudah meresap air sehingga bisa merusak fungsi dari bantalannya. Foam yang dibentuk dari TPU cenderung lebih tahan lama dan bertahan ketika dimasukkan ke mesin serta tidak meresap air. Namun, spot cleaning tetaplah cara paling minim risiko yang bisa Anda lakukan. Merawat sneaker dengan baik bisa memperpanjang usianya.
Jangan Lupa Melepas Tali Sepatu
Hindari kebiasaan mencuci sepatu tanpa melepas talinya terlebih dahulu. Cara ini akan membuat sepatu Anda tidak bersih menyeluruh setelah dicuci. Karena umumnya terdapat bekas kotor di bagian bawah tali sepatu kamu. Jika mencuci tanpa melepas talinya, Anda tidak akan bisa menggapai noda-noda kotor di bagian lidah sepatu. Mencuci sepatu tanpa melepas tali juga akan membuat serat tali cepat rusak dan rapuh. Tali sepatu jadi tidak tahan lama.
Membersihkan Sneaker
Jangan Gunakan Deterjen
Sebaikya jangan mencuci sepatu menggunakan deterjen pakaian atau sabun colek. Deterjen pakaian biasanya mengandung bahan-bahan kimia yang cukup keras. Ini tidak akan baik untuk kelangsungan bahan sepatu Anda, terutama yg menggunakan bahan kanvas dan suede.
Akibatnya bisa membuat sepatu kering, sol karet retak, dan sebagainya. Penggunaan deterjen juga bisa membuat sepatu cepat melar dan mengakitbatkan sol sepatu tidak rekat seperti sebelumnya karena ukuran yang berubah.
Salah satu cara membersihkan sepatu yang patut Anda coba karena sangat praktis adalah membersihkan sepatu dengan foam pembersih. Salah satu merk foam pembersih yang sangat ampuh untuk membersihkan sepatu Anda adalah Tuff Stuff Multi-Purpose Foam Cleaner dari STP. Tuff Stuff Multi-Purpose Foam Cleaner dari STP adalah foam pembersih serbaguna yang Anda dapat gunakan untuk menghilangkan noda-noda membandel, karena smart & active foam-nya mampu meresap ke dalam pori-pori, efektif membersihkan dan mengangkat kotoran dengan maksimal.Tuff Stuff Multi-Purpose Foam Cleaner dari STP dapat digunakan untuk memberihkan beragam hal, semuanya yang terbuat dari bahan kain, beludru, karpet, kain (fabric), ataupun vinyl (kulit imitasi) sanggup dibersihkan dengan baik. Tuff Stuff Multi-Purpose Foam Cleaner dari STP sangat aman karena tidak mengandung Fluorocarbon dan Phosphate.
Oli mobil bensin dan oli mesin diesel memang memiliki fungsi yang sama dalam penggunaannya, yaitu sebagai pelumas mesin mobil Anda. Namun, tahukah Anda, oli mobil bensin dan oli mesin diesel ternyata memiliki perbedaan. Perbedaan itulah yang menjadikan masing-masing mesin memiliki kebutuhan pelumasnya masing-masing.
Perbedaan mendasar antara oli mesin diesel dengan oli mesin bensin ada pada viskositas dan kandungan detergennya. Dimana oli diesel memiliki viskositas yang lebih kental dan kandungan detergen yang lebih banyak dari oli bensin. Oli diesel perlu viskositas yang lebih kental dan deterjen lebih banyak agar mampu bertahan saat suhu mesin tinggi. Suhu yang sangat tinggi ini karena mesin diesel mensyaratkan kompresi yang sangat tinggi dalam kondisi bekerjanya.
Perbedaan paling utama, oli mesin diesel dan bensin adalah mengenai penanganan jelaga alias endapan partikel hitam. Pelumas mesin diesel memiliki kebutuhan untuk menetralisir asam yang lebih tinggi. Kenapa begitu, karena bahan bakar diesel terutama di Indonesia memiliki kandungan sulfur yang cukup tinggi juga. Sehingga, secara langsung bahwa secara kriteria dan jenis sudah pasti oli mesin diesel tidak bisa digunakan pada mobil bermesin bensin, begitu juga sebaliknya.
OLI MESIN SENDIRI MEMILIKI 2 JENIS BERSADARKAN API SERVICE, YAITU API SERVICE PELUMAS MESIN MOBIL BERBAHAN BAKAR BENSIN,
SM. Untuk semua mesin mobil berteknologi baru dan sebelumnya (aman untuk semua Mobil). Pelumas berkategori SM dirancang untuk memberikan kontrol endapan temperatur tinggi yang lebih baik dan dirancang untuk penggunaan pelumas yang lebih irit. Beberapa oli telah memenuhi sertifikasi ILSAC atau kualifikasi sebagai hemat energi
SL. Untuk mesin kendaraan tahun 2004 dan sebelumnya
SJ. Untuk mesin kendaraan tahun 2001 dan sebelumnya
SH. Untuk mesin kendaraan tahun 1996 dan sebelumnya
SG. Untuk mesin kendaraan tahun 1993 dan sebelumnya
SF. Untuk mesin kendaraan tahun 1988 dan sebelumnya
SE. Untuk mesin kendaraan tahun 1979 dan sebelumnya
SD. Untuk mesin kendaraan tahun 1971 dan sebelumnya
SC. Untuk mesin kendaraan tahun 1967 dan sebelumnya
SB dan SA. Sudah tidak direkomendasikan
API SERVICE PELUMAS MESIN MOBIL DIESEL,ANTARA LAIN :
CI-4. Dikeluarkan pada tanggal 5 september 2002, untukmesin 4T, kecepatan tinggi. Diformulasikan untuk mempertahankan daya tahan mesin. Dapat digunakan untuk menggantikan pelumas kategori CD, CE, CF-4, CG-4 dan CH-4
CH-4. Dikeluarkan pada tahun 1998, untuk mesin 4T,kecepatan tinggi. Dapat dipergunakan untuk menggantikan pelumas kategori CD, CE, CF-4, dan CG-4
CG-4. Dikeluarkan pada tahun 1995, untuk mesin 4T, bebanberat, kecepatan tinggi yang menggunakan bahan bakar dengan kandungan sulfur 0.5%.Dapat dipergunakan untuk menggantikan pelumas kategori CD, CE, dan CF-4
CF-4. Dikeluarkan pada tahun 1990, untuk mesin 4T kecepatan tinggi dengan turbo charger maupun gas buang biasa. Dapat dipergunakan untuk menggantikan pelumas kategori CD, dan CE
CF-2. Dikeluarkan tahun 1994, untuk mesin beban berat 2T,Dapat dipergunakan untuk menggantikan pelumas kategori CD-II
CF. Dikeluarkan pada tahun 1994, untuk kendaraan off-road,mesin diesel indirect-injection dan mesin diesel lainnya yang menggunakan bahan bakar dengan kandungan sulfur diatas 0.05%. Dapat digunakan untuk menggantikan pelumas kategori CD
CE. Dikeluarkan pada tahun 1987, untuk mesin 4T, kecepatantinggi dengan turbo charger maupun gas buang biasa. Dapat dipergunakan untuk menggantikan pelumas kategori CC, dan CD
CD-II. Dikeluarkan pada tahun 1987 untuk mesin 2T
CD. Dikeluarkan pada tahun 1955. Untuk mesin turbo charger maupun gas buang biasa
CC. Dikeluarkan untuk mesin yang diperkenalkan pada tahun 1961
CB dan CA. Sudah tidak direkomendasikan
Kebanyakan oli mobil yang beredar, mempunyai dua API Service. Sebagai contoh API SL/CF. Artinya API yang pertama menunjukkan penggunaan utama oli tersebut yaitu pada mesin bensin dengan kualifikasi SL namun dalam kondisi darurat oli tersebut masih dapat digunakan pada mesin diesel dengan kualifikasi CF.
Kode pengenal Oli adalah berupa huruf SAE yang merupakan singkatan dari Society of Automotive Engineers. Selanjutnya angka yang mengikuti dibelakangnya, menunjukkan tingkat kekentalan oli tersebut. SAE 40 atau SAE 15W-50, semakin besar angka yang mengikuti Kode oli menandakan semakin kentalnya oli tersebut.
Sedangkan huruf W yang terdapat dibelakang angka awal, merupakan singkatan dari Winter. SAE 15W-50, berarti oli tersebut memiliki tingkat kekentalan SAE 15 untuk kondisi suhu dingin dan SAE 50 pada kondisi suhu panas. Dengan kondisi seperti ini, oli akan memberikan perlindungan optimal saat mesin start pada kondisi ekstrim sekalipun.
Oli mesin diesel juga harus memiliki kemampuan lebih baik dalam membersihkan sisa pembakaran bahan bakar diesel. Misalkan oli mesin diesel menggunakan oli mesin bensin bisa membuat mesin jebol karena kandungan oli mesin bensin tidak mampu menyesuaikan kinerja mesin diesel. Untuk membedakan oli bensin dan diesel bisa dilihat dari kode API (American Petroleum Institute) Service Rating yang tercantum di kemasan.
Kode mutu API Service Rating ini terdiri dari dua huruf. Untuk oli mesin diesel huruf pertamanya adalah “C” sedangkan untuk oli mesin bensin huruf pertamanya adalah “S”. Huruf kedua menjelaskan tingkatan standar mutu pelumas. Makin besar abjadnya, maka makin tinggi tingkatan pelumas itu. Rumus ini juga berlaku untuk pelumas mesin diesel. Contohnya oli mesin diesel dengan rating API “CH” itu lebih baik dibanding “CG” atau “CF”.
Namun, yang paling penting, untuk segala jenis mesin mobil, sebaiknya Anda menggunakan oli sintetik terbaik. Salah satu merk oli yang sudah sangat tepercaya karena sudah berdedikasi pada dunia otomotif selama puluhan tahun adalah STP. Rangkaian jenis oli STP Full Synthetic hadir untuk segala kebutuhan mesin mobil, baik untuk mesin diesel juga untuk mesin bensin.
Oli Full Sintetik SYN Formula STP adalah produk oli untuk mesin kendaraan dengan teknologi saat ini. Oli dengan spesifikasi sintetis sepenuhnya ini akan melumasi serta memberikan proteksi pada permukaan komponen sehingga mesin lebih minim terhadap gesekan antar komponen. Dengan Anti Wear Formula, Oli Full Sintetik SYN Formula STP akan mampu menjaga suhu mesin tetap stabil, walaupun dalam kondisi ekstrem sekalipun.
Beberapa waktu lalu, beberapa jenis bahan bakar minyak (BBM) Pertamina mengalami kenaikan harga. Saat ini, harga per liter Pertalite menjadi Rp10.000,00, sebelumnya Rp7.650, lalu Solar subsidi yang tadinya Rp5.150,00 menjadi Rp6.800,00, dan Pertamax nonsubsidi Rp12.500,00 menjadi Rp14.500,00.
Herannya, jika terjadi kenaikan BBM, tidak sedikit pemilik kendaraan melakukan trik aneh. Trik aneh yang akan kita bahas ini adalah mencampur aduk bahan bakar demi menekan pengeluaran. Hal ini tentu tidak baik untuk untuk kesehatan mesin dalam jangka pendek maupun jangka panjang.
Apalagi perkembangan teknologi kendaraan terbaru menuntuk pemakaian bahan bakar dengan oktan tinggi. Lain halnya dengan mobil-mobil lawas.
Mobil-mobil keluaran terbaru biasanya punya spesifikasi khusus sehingga hanya boleh “minum” BBM dengan nilai oktan tertentu. Memberi “minum” BBM oktan yang lebih rendah dari ketentuan pabrikan tentunya akan mempengaruhi performa mesin.
Potensi terbesar dengan selalu bergantian menggunakan oktan rendah ke oktan tinggi adalah timbulnya engine knocking akan lebih sering cepat muncul.
Oleh karena itu, penting untuk Anda agar selalu konsisten menggunakan bahan bakar sesuai rekomendasi pabrikan untuk mendapatkan performa dan efisiensi bahan bakar yang optimal.
Kualitas bahan bakar yang tidak sesuai dengan engine technology requirement selain dapat mengganggu performa mesin juga menciptakan polusi dari emisi gas buang yang buruk. Jika dipaksakan memakai BBM dengan RON rendah, kendaraan akan ngelitik (knocking).
Imbasnya mobil menjadi tidak bertenaga karena bensin dengan RON lebih rendah dari kebutuhan mesinnya (engine requirement) akan terbakar oleh kompresi piston di ruang pembakaran mesin (self ignition) tanpa didahului percikan api busi.
Self ignition ini menyebabkan bensin lebih boros sekitar 20 persen karena terbakar percuma tanpa menghasilkan tenaga sehigga untuk menempuh jarak tertentu membutuhkan bensin lebih banyak.
Mengembalikan Akselerasi Yang Hilang.
Daripada melakukan campur-campur BBM yang akibatnya malah merusak mobil, sebaiknya Anda mencampurkan aditif yang tokcer ke mobil Anda. Salah satu merk aditif yang sangat tokcer dan terbukti di pasaran adalah Octane Power Booster dari STP. Aditif bahan bakar yang sangat praktis penggunaannya ini akan membantu memulihkan tenaga dan akselerasi dengan cara menghilangkan endapan dan membersihkan sistem bahan bakar. Octane Power Booster dari STP memiliki formula 2-in-1 yang dapat menaikkan angka oktan dan membersihkan sistem bahan bakar untuk mengembalikan performa yang hilang. Gunakan secara teratur saat Anda mengisi tangki untuk membantu mengurangi knocking di mesin.
Memiliki mobil berarti Anda juga harus rutin menjaga kebersihan mobil. Tidak hanya membersihkan bagian eksterior, tetapi bagian interior mobil juga wajib diperhatikan kebersihannya. Apakah Anda sudah rutin memperhatikan kebersihan bagian interior mobil?
Salah satu bagian vital dan sangat penting untuk kita jaga kebersihannya pada interior mobil adalah bagian plafon. Sebab, jika plafon mobil kita dalam keadaan kurang bersih hal itu akan membuat kita tidak nyaman saat melihatnya. Oleh sebab itu, kita harus tahu cara membersihkan plafon mobil sendiri.
Memang, mobil yang dipakai setiap akan membuat interiornya cepat kotor, terutama pada bagian plafon mobil. Di sisi lain, banyak hal yang dapat membuat kotoran mudah menempel pada plafon mobil.
Plafon atau langit-langit mobil sering kali terabaikan kebersihannya, padahal tanpa disadari, ketika Anda membuka kaca pada mobil, secara otomatis plafon terkena debu dari luar kaca dan akhirnya meninggalkan debu ataupun kotoran. Kelalaian kecil seperti ini tentu dapat berdampak buruk pada keadaan plafon mobil, khususnya pada plafon yang terbuat dari bahan sensitif seperti fabric berserat. Berikut ini beberapa langkah membersihkan plafon mobil dengan mudah:
APA YANG ANDA BUTUHKAN?
Kain
Untuk membersihkan plafon pada mobil Anda gunakanlah kain berbahan lembut dan halus seperti kain microfiber. Penggunaan kain yang lembut dipilih karena kain tersebut tidak akan merusak serat plafon pada mobil Anda.
Air
Gunakan air bersih untuk membersihkan plafon pada mobil Anda. Jangan mencampur air tersebut dengan menggunakan sabun atau deterjen sebagai bahan tambahan.
Cairan pembersih khusus
Cairan pembersih khusus dapat Anda temukan di berbagai pusat perbelanjaan. Salah satu cairan pembersih serbaguna yang dapat membersihkan beragam bagian interior mobil yang dapat kami sarankan untuk Anda adalah Tuff Stuff Multi-Purpose Foam Cleaner dari STP.
Membersihkan Plafon Mobil
Cairan pembersih multifungsi ini adalah berisi foam pembersih serbaguna yang Anda dapat gunakan untuk menghilangkan noda-noda membandel, baik pada interior mobil atau bahkan pada beragam perabot rumah Anda. Tuff Stuff Multi-Purpose Foam Cleaner dari STPmengandung smart & active foam yang mampu meresap ke dalam pori-pori, efektif membersihkan, dan mengangkat kotoran dengan maksimal. Cairan pembersih ciamik ini dapat digunakan untuk beragam bahan kain, beludru, karpet, kain (fabric) ataupun vinyl (kulit imitasi). Pembersih serbaguna ini juga sangat aman karena tidak mengandung Fluorocarbon dan Phosphate.
Merawat Perlengkapan Dapur
LANGKAH-LANGKAH MEMBERSIHKAN PLAFON
Langkah pertama, Anda harus membasahi kain microfiber Anda dengan air namun jangan terlalu basah dan kemudian peras agar tidak ada air yang menetes dari kain. Jika menggunakan kain yang terlalu basah, hal tersebut dapat membuat plafon pada mobil menjadi lembap dan menjadi tempat berkembangnya bakteri yang dapat merusak dan menyebabkan bau pada mobil Anda.
Setelah membasahi kain, usapkan kain tersebut pada bagian plafon yang kotor secara lembut, sehingga bahan plafon tidak rusak ataupun sobek.
Apabila pada plafon Anda terdapat noda membandel, Anda tinggal semprotkan Tuff Stuff Multi-Purpose Foam Cleaner dari STP pada lokasi noda di plafon. Kemudian tunggu beberapa menit hingga busa menyerap, setelahnya Anda tinggal seka dan keringkan dengan lap microfiber. Ulangi proses tersebut jika noda masih terlihat.
Tips lain ketika Anda membersihkan kotoran pada plafon, gosoklah kain dengan lembut dan searah dengan serat plafon mobil Anda. Membersihkan kotaran dengan kain secara searah dilakukan guna menjaga serat plafon Anda rapi dan tidak cepat rusak. Hindari penggunaan vacuum cleaner ketika membersihkan plafon, karena daya hisap vacuum yang kuat dapat membuat serat pada plafon mobil Anda cepat mengendur.
Baru-baru ini wacana kenaikan bensin bersubsidi makin santer. Hal ini tentunya bikin kalang kabut para pengguna bensin bersubsidi. Namun, jangan khawatir, Anda bisa menyiasati hal tersebut dengan beberapa cara. Salah satu solusinya adalah dengan menggunakan cairan aditif untuk membuat irit konsumsi bahan bakar.
Intinya, perawatan ruang bakar mobil atau sepeda motor menjadi sangat penting agar pemakaian BBM efisien. Untuk perawatan ruang bakar mobil, pemilik kendaraan harus memastikan telah menggunakan BBM berkualitas sesuai anjuran pabrikan.
Selain itu, Anda juga harus menggunakan campuran bahan bakar yang berfungsi untuk membersihkan injektor dan katup. Dengan menggunakan aditif yang dicampurkan saat Anda mengisi bensin, Anda bisa meminimalisasi munculnya kerak karbon di ruang bakar mobil. Dengan tidak adanya kotoran atau kerak karbon pada saluran pembakaran di kendaraan, aliran bensin lancar dan kinerja juga performa kendaraan Anda tentunya akan semakin tokcer.
Nah, kalau ruang bakar bersih itu rasanya kayak mobil baru, walaupun sebenarnya mobil lama. Mobil baru pasti bensinnya irit, dong.
Agar performa kendaraan Anda senantiasa terjaga dan tentunya bisa sekaligus mengirit konsumsi bensin, kami bisa sarankan salah satu produk aditif terbaik yang ada di pasaran, yaitu STP Complete Fuel System Cleaner.
Salah satu produk baru dari STP ini memiliki formula pembersih yang lebih kuat dibanding pendahulunya sehingga bisa lebih efektif membersihkan sistem vital bahan bakar, seperti injektor, katup pemasukan, kepala silinder, dan piston.
Cairan ini juga terbukti dapat mencegah korosi pada tangki bahan bakar dan salurannya. Dengan zat aktif yang akan memastikan saluran bahan bakar kendaraan Anda bebas karat, tentunya STP Complete Fuel System Cleaner akan menjaga performa kendaraan tetap dalam kondisi prima. STP Complete Fuel System Cleaner juga diklaim akan larut sempurna dengan segala jenis bensin dan juga dapat membantu mengurangi kadar emisi pada kendaraan. Produk ini sangat aman digunakan karena tidak mengandung alkohol yang dapat mengganggu fungsi komponen vital seperti catalytic converter dan sensor oksigen. Jika ingin membersihkan sistem bahan bakar mobil Anda secara menyeluruh, campurkan produk ini dengan 40 hingga 60 Liter bensin setiap 5.000 km. Selamat mencoba!
Setiap pemilik mobil pasti menginginkan mesin kendaraannya tetap prima dan nyaman saat dikendarai. Selain rutin melakukan perawatan, terkadang ada cara lain yang dilakukan oleh pemilik mobil agar dapur pacunya memiliki performa seperti yang diharapkan.
Salah satunya adalah dengan menambah “suplemen” pada pelumasnya, yakni berupa aditif. Tak sedikit yang percaya dengan penambahan aditif pada oli bisa meningkatkan kualitas pelumas di jantung pacu.
Dengan begitu, kinerja oli saat melumasi setiap sudut mesin bisa lebih maksimal dan mesin bisa bekerja dengan lebih baik. Akan tetapi, benarkah zat aditif yang dicampur pada oli bisa meningkatkan performa pelumas?
Lapisan ceramic nya, akan tetap melekat dan melindungi permukaan komponen bahkan pada saat oli diganti sekalipun.
Dalam menyempurnakan pelumasaan serta meminimalisasi keausan karena gesekan, Anda sebenarnya bisa menggunakan aditif selain oli untuk membuat mobil makin tokcer. Salah satu aditif oli yang bisa kami sarankan untuk Anda gunakan demi membuat mobil Anda makin mantap performanya adalah STP Ceramic Oil Treatment.
STP Ceramic Oil Treatment merupakan aditif oli berteknologi ceramic SiO2 yang dapat memberikan lapisan pelindung pada komponen mesin hingga 24.000km. Dalam memberikan perlindungan pada komponen mesin, STP Ceramic Oil Treatment melapisi komponen mesin dengan sempurna sehingga mengurangi keausan dalam bekerja.
menjaga dan melindungi mesin sampai dengan 24.000 KM. Sehingga mencegah terbentuknya kerak deposit.
Dengan demikian, STP Ceramic Oil Treatment akan menyempurnakan pelumasan mesin dan memperpanjang usia pakai mesin kendaraan.
Tak hanya mengurangi tingkat keausan, tetapi saat melapisi bagian mesin, STP Ceramic Oil Treatment juga melindungi bagian mesin dari endapan kotoran yang dapat menganggu peforma mesin.
Kandungan Ceramic dengan Anti-Friction Technology dapat membuat mesin lebih halus dan tenang, selain itu STP Ceramic Oil Treatment juga dapat mengurangi kerusakan pada mesin kendaraan yang sering digunakan.
Cara pemakaian cairan aditif ini juga sangat praktis, STP Ceramic Oil Treatment dapat dituangkan langsung pada saat pergantian oli.
Dengan sempurnanya pelumasan secara tak langsung juga akan meringankan kinerja mesin serta berdampak pada peningkatan tenaga mesin serta efisiensi bahan bakar dan berkurangnya emisi gas buang.
STP Ceramic Oil Treatment akan tetap melindungi komponen mesin kendaraan walaupun sudah melakukan pergantian oli mesin.
Penggunaan STP Ceramic Oil Treatment dapat untuk semua jenis mesin kendaraan, baik mobil penumpang, truk maupun bis. Satu botol STP Ceramic Oil Treatment yang dibanderol dengan harga 250.000 rupiah ini dapat dicampur untuk 3.8 hingga 4.7L, dengan oli mineral maupun full sintetis dan oli mesin bensin maupun diesel.
Saat penjualaan BBM bersubsidi dibatasi seperti sekarang ini, ada banyak cara dilakukan oleh para pemilik kendaraan bermotor. Segala macam cara akhirnya dilakukan oleh pemilik kendaraan bermotor untuk menekan penggunaan bahan bakar. Pilihannya adalah dengan memakai alat penghemat atau zat aditif. Tujuan memakai penghemat bensin ini supaya irit dan tenaganya bisa bertambah.
Alat penghemat atau aditif bahan bakar sudah dijual bebas di pasaran, di toko konvensional maupun jual-beli online. Penjualnya berani mengklaim, alat tersebut mampu mengurangi penggunaan bahan bakar mobil hingga 20 persen. Namun, apakah kabar tersebut benar?
Sampai saat ini, belum ada penelitian atau riset akademis yang membuktikan isu itu. Bahkan, Agen Pemegang Merek (APM) tidak menganjurkan untuk memakai alat penghemat ataupun aditif bahan bakar jenis apapun. Jadi, jangan mudah percaya pada zat aditif yang menyatakan bisa menghemat BBM dalam waktu singkat.
Salah satu cara hemat BBM yang dianggap efisien dan cepat adalah dengan menggunakan zat aditif. Tujuannya, untuk membuat bahan bakar tahan lebih lama. Bahasa iklan atau marketing mereka bahkan bisa dibilang muluk-muluk karena diklaim bisa menghemat bensin hingga 50%.
Tidak jarang, zat aditif ini menggunakan aseton yang malah akan mengikis lapisan dalam tangki dan mesin dalam jangka waktu panjang. Jadi, jangan mudah percaya pada zat aditif yang menyatakan bisa menghemat BBM dalam waktu singkat.
Menggunakan aditif berbentuk pil hanya akan menambah daftar risiko kerusakan mesin dan saluran bahan bakar. Jika aditif berbentuk pil tidak luluh dengan baik malah berpotensi menyumbat jalur bahan bakar.
Aditif berbentuk cairan pun demikian, jika tak tercampur dengan baik malah bahan bakar tidak akan memiliki kadar yang sama sehingga pembakaran pun tak sempurna. Penggunaan octane booster sebagai aditif tidak seperti kita mengoplos dengan bensin beroktan lebih tinggi.
Salah satu aditif yang ampuh dan terbukti tepercaya adalah STP Octane Power Booster. Aditif ini berguna meningkatkan angka oktan sehingga mesin dapat membakar bensin dengan lebih sempurna. Selain itu, cleaner di dalam aditif ini akan membersihkan sistem pembakaran terus menerus.Octane Power Booster dari STP ini akan membantu memulihkan tenaga dan akselerasi dengan cara menghilangkan endapan dan membersihkan sistem bahan bakar. Octane Power Booster dari STP ini diformulasi dengan formula 2-in-1 yang dapat menaikkan angka oktan dan membersihkan sistem bahan bakar untuk mengembalikan performa yang hilang. Gunakan secara teratur saat Anda mengisi tangki untuk membantu mengurangi knocking.
Anda bisa melakukan perawatan mesin mobil kesayangan tentunya dengan rutin melakukan penggantian oli. Pemilik mobil seringkali ditawarkan penggunaan engine flush ketika mengganti oli mesin di bengkel. Pertanyaannya adalah haruskah Anda melakukan engine flush setiap kali penggantian oli mesin?
Sebelum menjawab pertanyaan tersebut Anda harus tahu dulu apa itu engine flush dan apa fungsinya bagi mesin mobil. Cairan engine flush adalah cairan atau chemical yang berfungsi merontokkan deposit yang muncul di ruang mesin.
Membantu Melarutkan Endapan Lumpur/Sludge
Seiring pemakaian pastinya kondisi mesin mobil akan terbentuk deposit kotoran akibat dari oksidasi pada oli yang terjadi di ruang bakar. Oksidasi inilah yang membuat tingkat penguapan oli jadi tinggi dan kemudian terbakar akibat suhu mesin karena hal tersebut timbullah deposit.
Cairan engine flush ini akan merontokkan atau membersihkan kerak yang menempel pada ruang mesin. Hal tersebut ditujukan untuk memberikan performa yang maksimal agar kinerja mesin tidak terganggu dengan endapan serta kerak yang ada di bagian mesin.
Oleh karena itu, Anda disarankan untuk rutin menggunakan cairan engine flush ketika mengganti oli mesin agar kondisi di dalam mesin tetap bersih. Cara penggunaan engine flush juga terbilang cukup mudah dan dapat dilakukan dengan cepat. Ketika Anda ingin mengganti oli mesin, masukkan terlebih dahulu cairan engine flush ke dalam lubang pengisian oli.
Lalu nyalakan mesin selama 5 hingga 10 menit agar cairan engine flush dapat bekerja dengan maksimal bersamaan dengan oli lama. Pada saat inilah cairan engine flush akan merontokkan dan membersihkan kotoran yang menempel pada bagian mesin mobil. Setelah itu, Anda dapat menguras oli lama dan menggantinya dengan oli yang baru.
Selain itu, Anda juga sebaiknya melakukan penggantian oli sesuai dengan waktunya, untuk mobil yang Anda gunakan harian, sebaiknya penggantian oli dilakukan setiap 10.000 km atau 6 bulan sekali. Meskipun mobil jarang digunakan, tetap ketika sudah 6 bulan harus dilakukan penggantian oli mesin, tujuannya agar tidak terjadi sludge atau oli mesin yang mengental. Dengan melihat Deepstik oli, anda dapat melakukan pengecekan kondisi jumlah oli & kekentalan oli mesin pada kendaraan.
Ketika oli lama sudah mengental itu tandanya Anda butuh cairan engine flush untuk membersihkan sisa-sisa oli lama yang mengendap di dalam mesin. Jangan lupa untuk selalu mengganti filter oli juga setiap kali Anda melakukan engine flush ya. Sebab jika filter oli tidak diganti, oli lama yang bercampur dengan engine flush tidak akan terbuang dan berisiko untuk bercampur dengan oli yang baru nantinya.
Lantas, cairan engine flush apa yang bisa diandalkan untuk Anda gunakan tiap hendak menguras oli mesin? Jawabannya adalah Engine Flush dari STP! Cairan penguras oli mesin dengan formula aktif ini memiliki pelarut endapan, lumpur, serta kerak sehingga kotoran dan timbal yang menempel pada mesin dan komponen sekitarnya dapat tersuspensi di dalam oli kotor. Dispersan air akan mengikat kontaminan air yang ada di tiap celah mesin. Kontaminan air ini dapat terbentuk karena siklus suhu dingin dan panas setiap harinya. Bila dibiarkan, ini bisa bersifat korosif. Aditif anti wear menjaga gesekan antar metal tetap aman selama proses pembersihan.Hebatnya lagi, cairan penguras oli mesin ini bisa digunakan pada semua merek, tipe (sintetik & mineral) dan kekentalan (SAE) oli. Gunakan STP Engine Flush setiap kali Anda hendak membersihkan saluran oli mesin kendaraan dengan bahan bakar bensin atau diesel Anda. STP Engine Flush adalah produk yang aman terhadap sil dan paking (gasket) di semua jenis motor atau mobil Anda.
Rem mobil, baik yang memakai tromol maupun cakram, seharusnya memang dibersihkan secara periodik agar rem tetap bekerja optimal saat dijalankan. Kotoran pada rem ini macam-macam, bisa debu, oli, air, serbuk logam akibat gesekan sistem rem, dan lain-lain.
Salah satu tanda jika rem sudah kotor antara lain rem tidak sepakem biasanya, hal ini terjadi karena adanya butiran debu yang menempel pada permukaan tromol atau kampas rem sehingga menjadi penghalang cengkraman kampas rem baik pada tromol maupun piringan cakram. Selain tidak sepakem biasanya, rem yang kotor juga bisa ditandai dari adanya bunyi mendecit atau menderit saat diinjak, suara ini tentunya mengganggu dan mengkhawatirkan.
Meluruhkan Debu, Minyak Serta Kotoran Yang Melekat.
Membersihkan Rem juga bermanfaat untuk memperpanjang usia cakram, tromol, atau kampas rem. Lebih parahnya lagi, kotoran pada rem bisa merusak salah satu komponen, misalnya tromol, kampas, atau bahkan cakram. Semakin bersih rem Anda maka usia komponen rem pun semakin panjang.
Pembersihan rem sebenarnya tidak memiliki patokan tertentu karena setiap medan atau jalan membawa implikasi yang berbeda pada sistem rem, misalnya banyak melewati jalanan berdebu atau berpasir akan menyebabkan rem cepat kotor sehingga harus lebih rutin dibersihkan.
Pembersihan rem ini idealnya dilakukan tiap 5000 kilometer, jika service berkala mobil adalah kelipatan 10 ribu kilometer maka khusus untuk membersihkan rem ini luangkan waktu sedikit di rumah karena membersihkannya relatif mudah. Ada satu merk pembersih rem yang bisa kami rekomendasikan untuk Anda, yaitu Brake & Parts Cleaner dari STP.
Membersihkan Komponen Rem Tanpa Harus Membuka Ban
Brake & Parts Cleaner dari STP adalah pembersih rem yang sangat andal. Cairan pembersih ini dapat menyingkirkan minyak, oli, endapan sisa pengereman, serta kontaminan lainnya. Brake & Parts Cleaner dari STP pun sangat mudah digunakan tanpa harus membongkar tinggal semprot maka kotoran akan rontok. Cairan pembersih ini dapat digunakan juga guna membersihkan komponen-komponen rem sebelum dipasang kembali terutama sebelum proses pengencangan baut.
Mobil sebenarnya adalah alat transportasi darat yang sudah banyak digunakan oleh semua orang, baik muda maupun tua. Mobil memiliki beberapa komponen untuk menunjang kinerjanya, salah satunya knalpot.
Pada mobil, mesin ini berfungsi sebagai alat untuk pembuangan gas dari hasil metabolisme kendaraan. Mesin tersebut biasanya terletak di bagian belakang bawah bodi mobil. Akan tetapi, sering kali saat pemakaian asapnya mengalami ngebul.
Hal pertama yang harus diperhatikan adalah penyebab mobil bisa ngebul. Hal ini karena segala sesuatu tidak mungkin dapat terjadi bila tidak ada penyebab yang memicunya.
Penyebab dari terjadinya ngebul yang pertama adalah pengeluaran emisi oleh mobil dari hasil pembakaran dalam mesin. Hal inilah yang kebanyakan terjadi pada knalpot mobil, yaitu keluarnya gas dengan kandungan karbon yang tinggi sebagai pemicu polusi udara.
Karbon dari hasil emisi yang dikeluarkan mobil sendiri seharusnya tidak berwarna karena sudah bercampur dengan udara di sekitar. Akan tetapi, terkadang juga ditemukan sisa emisi yang dikeluarkan mobil justru memiliki beberapa warna.
Kondisi ngebul sendiri sebenarnya sudah berupa keadaan tidak normal mobil pada sektor emisi. Wajarnya, emisi keluar darin mobil sebagai bentuk apresiasi setelah terjadinya pembakaran karena perubahan bahan bakar minyak sebagai energi gerak.
Kondisi tersebut tentu akan berbeda apabila mobil tidak memakai bahan bakar minyak. Dengan demikian, dapat dikatakan penyebab ngebul yang berikutnya adalah karena memakai bahan bakar minyak.
Penyebab ngebul selanjutnya adalah terjadinya kebocoran pada oli sehingga menjadikannya akan ikut terbakar bersama bahan bakar. Hal inilah yang terkadang menjadi alasan timbulnya asap dengan warna putih. Terjadinya kondisi ini pun memiliki penyebab awal seperti bocor dari seal.
Kebocoran oli selain dari seal hingga merembes, juga bisa dari kepala gasket dan juga silindernya. Hal ini juga akan memicu munculnya kepulan asap warna putih pada knalpot mobil. Penyebab kerusakan berikutnya, yakni ausnya injektor mesin, PCV sistem dan bagian lainnya.
Namun, jangan khawatir, kami punya rekomendasi produk yang mumpuni untuk menghilangkan asap yang keluar dari knalpot, yaitu Smoke Treatment dari STP.
Smoke Treatment dari STP adalah cairan yang memiliki formula yang berguna untuk mengurangi asap dan membantu mengurangi gesekan dengan memberikan bantalan oli yang tebal yang menjadikan performa mesin kendaraan Anda lebih baik. Smoke Treatment dari STP ini juga dapat membantu mengurangi kadar emisi pada kendaraan sehingga kendaraan Anda lebih siap menghadapi uji emisi. Cara penggunaannya pun sangat mudah, tinggal campurkan sesuai aturan di tangki bensin maka kendala asap ngebul akan sirna.
Anda pasti sangat paham bahwa memilih pelumas untuk mesin mobil tidak boleh sembarangan, harus disesuaikan dengan spesifikasinya. Hal ini harus dilakukan karena setiap oli mempunyai karakter yang berbeda dan belum tentu bisa diaplikasikan untuk setiap jenis kendaraan. Namun, terkadang pemilik mobil masih tidak begitu peduli dalam hal pemilihan pelumas untuk kendaraannya. Yang paling absurd, ada orang-orang yang dengan bangga melakukan hal tidak logis, yaitu nekat mencampur oli mesin dengan bahan lain seperti buah pisang. Ada berbagai mitos yang mendasari cara tidak lumrah ini hingga beranggapan cara tersebut bisa menghaluskan suara mesin.
Padahal, mencampur pelumas dengan bahan lain apalagi dengan pisang sangat berbahaya dan bisa merusak komponen yang ada di dalam jantung pacu mobil. Intinya, mencampur oli dengan pisang sangatlah berbahaya. Potensi kerusakan pada komponen sangat mungkin terjadi jika sampai buah pisang tercampur dengan pelumas di dalam ruang mesin.
Selain mencampur pisang dengan oli, ada pula sekumpulan orang yang menggunakan minyak goreng sebagai campuran oli. Orang yang video unggahannya sempat viral tersebut mengklaim minyak goreng dapat membuat suara mesin lebih halus. Padahal, banyak ahli menyatakan bahwa penggunaan minyak goreng sebagai campuran oli ini tidak ada nilai positifnya. Alih-alih bikin suara mesin halus, minyak goreng justru dapat mempercepat kerusakan pada mesin. Intinya, di minyak goreng ada kandungan glycerid yang bisa berpotensi menyebabkan metal surface scratch ‘baret di permukaan mesin’ dan naiknya water content ‘kandungan air’. Akibat mencampur minyak goreng bisa jadi fatal untuk mesin juga untuk kantong Anda karena saat ini harga minyak goreng sedang sangat mahal.
Melindungi Komponen Dari Gesekan Yang Berlebih
Sebenarnya penggunaan aditif pada oli bisa sangat positif untuk mobil Anda, tetapi Anda harus selektif. Salah satu merk campuran oli yang sudah terbukti kualitasnya dan bisa dipercaya adalah Oil Treatment dari STP. Cairan tambahan oli ini akan membantu melindungi mesin dari keausan dengan menyediakan bantalan yang lebih tebal di antara bagian-bagian mesin yang bergerak. STP Oil Treatment selain dirancang dengan formula viskositas tinggi, dilengkapi dengan ZDDP, dan sudah diformulasikan secara khusus untuk membantu melawan gesekan logam dengan logam.
Cairan aditif oli dari STP ini sudah pasti akan membuat mesin menjadi halus, membuat knalpot mobil bebas ngebul, dan memperpanjang usia pemakaian oli. Cara penggunaannya pun sangat mudah, Anda tinggal ikuti petunjuk penggunaan dan campurkan aditif ini sesuai takaran saat penggantian oli.
Anda pasti sudah paham bahwa oli merupakan komponen penting bagi sebuah kendaraan. Sistem pelumasan pada mesin mobil menjadi hal penting karena menyangkut banyak hal. Jika salah memakai oli, mobil akan terasa tidak bertenaga dan dalam jangka panjang bisa merusak mesin. Bila diperhatikan, setiap oli mesin mempunyai beragam kode di kemasannya dan ini sebagai petunjuk digunakan untuk mobil teknologi mesin apa.
Sebenarnya, ada dua kode internasional yang umum digunakan pada setiap produsen oli. Kedua kode tersebut adalah SAE (Society of Automotive Engineers) dan API (American Petrolium Institute). SAE merupakan badan internasional yang menjelaskan kekentalan oli. Namun, di Indonesia, yang sering dijadikan patokan adalah kode SAE.
Kode SAE yang tertera pada tiap kemasan oli mesin berpengaruh pada saat pengaliran minyak pelumas serta ketahanannya di suhu udara. Kode pada SAE juga menunjukkan kemampuan suatu oli dalam menjaga stabilitas kekentalan terhadap pengaruh suhu mesin dan lingkungan baik itu dingin atau panas.
Jika angka indeks SAE kecil artinya oli semakin cair. Sehingga kemungkinan oli untuk membeku atau mengeras pada suhu rendah semakin kecil. Ini berguna ketika mesin mobil dinyalakan pada suhu dingin, misalnya saat musim salju di negara-negara Eropa atau Amerika. Pada oli mesin mobil biasanya diikuti huruf W singkatan dari winter (musim dingin) yang artinya penggunaan oli tersebut bisa sampai -20 derajat celcius. Misalnya SAE 5W, SAE 10W atau SAE 20W.
Namun oli tidak hanya harus bekerja dengan baik saat dinyalakan suhu mesin masih dingin, tapi juga ketika mesin bekerja. Umumnya oli yang digunakan ialah multigrade di mana kekentalannya menyesuaikan pada rentang temperatur mesin. Ini bisa dilihat angka yang mengikuti dibelakangnya. Seperti SAE 5W-20 yang artinya suhu terendah oli tingkat kekentalannya 5, sedangkan pada suhu maksimum (panas) tingkat kekentalan oli 40.
Semakin rendah suhu udara di luar maka mobil membutuhkan oli yang lebih cair dengan kode 0W atau 5W. Namun semakin panas cuaca maka dibutuhkan oli dengan tingkat kekentalan lebih tinggi seperti 15W-30. Pemakaian kekentalan oli yang tidak sesuai dengan suhu negara bisa menyebabkan kinerja oli tidak maksimal. Misalnya, oli SAE 5W-40 digunakan di Indonesia sebagai negara tropis, maka oli akan sangat cair dan sulit melakukan lubrikasi dengan baik.
Tetapi saat ini selain suhu lingkungan, ada hal lain dalam pemilihan oli mobil, yakni tahun produksi mesin. Mobil-mobil baru sebaiknya menggunakan oli yang cair agar pelumasan bisa lebih maksimal.
Agar pelumasan pada mesin mobil Anda lebih maksimal lagi, sebaiknya gunakan varian oli dari STP.
Beragam, pilihan kekentalan atau kode SAE pada oli sintetik dari STP sangat cocok untuk iklim tropis serta kondisi lalu lintas stop and go yang sering terjadi di kota-kota besar di Indonesia. Rangkaian produk oli mesin, transmisi, dan gir sintetik dari STP terjamin akan memberikan perlindungan yang lebih lama dan konsisten dibanding oli mineral yang dipasarkan pada umumnya.
Oli transmisi dan oli gardan adalah dua komponen pada mobil yang berfungsi sebagai pelumas untuk menunjang performa mobil. Keduanya memang mirip, tapi sebenarnya punya peranan berbeda.
Anda jangan sampai keliru dalam mengaplikasikannya karena perbedaan keduanya bisa terlihat dari formula dan kegunaannya masing-masing. Untuk lebih jelasnya, oli transmisi adalah pelumas yang dipakai untuk melindungi komponen sistem transmisi.
Menjaga Fungsi Gigi Hypoid Bekerja Maksimal
Oli jenis ini terbagi menjadi dua, yaitu oli transmisi untuk mobil otomatis dan manual. Oli transmisi bekerja dengan melunasi gear percepatan, synchromesh, dan berbagai komponen lain untuk mencegah keausan setiap komponen.
Di samping itu, ada juga oli gardan, yaitu minyak pelumas yang digunakan pada komponen gardan atau differential. Fungsi dari kedua pelumas ini sebenarnya mirip, yaitu untuk melindungi berbagai komponen gardan seperti side gear, drive pinion, dan berbagai komponen lain.
Biasanya oli gardan memiliki spesifikasi yang lebih tinggi karena kerjanya lebih berat daripada sistem transmisi. Penggunaan kedua oli ini juga tidak bisa saling tukar karena ada formula atau zat aditif tertentu yang dikhawatirkan bisa merusak komponen di dalamnya.
Memperpanjang Usia Pakai Komponen Transmisi
Memang, ada beberapa merk mobil yang memiliki spesifikasi sistem transmisi dan gardan yang sama. Oleh karena itu, pada merk mobil tertentu bisa menggunakan satu jenis oli untuk melumasi komponen transmisi dan gardan sekaligus. Namun, mobil yang sudah menggunakan sistem CVT, bisa dipastikan oli yang digunakan harus beda untuk komponen transmisi dan gardan.Salah satu merk oli transmisi, utamanya untuk mobil transmisi otomatis, yang bisa kami rekomendasikan untuk Anda adalah oli SYN Full Synthetic ATF Multi-Vehicle MV dari STP. Oli transmisi dari STP ini akan memberikan konsistensi performa transmisi pada mayoritas mobil dengan transmisi otomatis. Perpindahan gigi transmisi menjadi lebih halus dan tanpa bunyi selain juga menjaga sistem transmisi otomatis tetap bersih dan usia pemakaian oli yang tahan lama tanpa meninggalkan kerak dan deposit. Oli SYN Full Synthetic ATF Multi-Vehicle MV dari STP terjamin kualitasnya karena telah melampaui standar ketat pengujian dari STP.
Seperti yang sudah kita ketahui, sistem pengereman mobil memiliki banyak komponen yang saling terkait agar bisa memperlambat laju kendaraan.
Salah satu komponen yang sangat penting perannya adalah kampas rem. Komponen ini bertugas bergesekan dengan piringan cakram yang berputar sehingga menghasilkan gaya perlambatan.
Kampas rem biasanya memiliki bahan campuran yang sudah dibuat sedemikian rupa agar bisa menghasilkan pengereman yang baik, tetapi harus dapat meminimalisasi keausan piringan cakram.
Seiring waktu pemakaian, kampas rem juga pasti akan mengalami kotor.
Kotornya kampas rem sebenarnya sangatlah wajar karena gesekan yang terjadi bisa menyebabkan abrasi. Kampas rem yang sudah sangat kotor akan membuat telapak kampas rem dengan piringan cakram menjadi ada penghalang yakni debu kotoran tersebut. Oleh karena itu, sebaiknya kita melakukan perawatan dengan melakukan pembersihan secara berkala pada komponen rem mobil.
Lalu kapan sebenarnya waktu ideal untuk membersihkan kampas rem? Waktu ideal untuk membersihkan rem cakram dari kotoran yang menempel itu setiap 10.000 kilometer.
Saat mobil sudah menempuh jarak kisaran 10.000 km, kotoran pasti sudah banyak menumpuk, baik di kampas rem ataupun di piringan cakram.
Proses membersihkan kampas rem bisa dilakukan dengan dua cara yakni menggunakan cairan brake cleaner dan membongkar roda untuk dibersihkan secara manual. Bagi kebanyakan orang, tentu saja membongkar roda dan membersihkan komponen rem mobil secara menual membutuhkan banyak effort dan jarang bisa dilakukan sendiri. Oleh sebab itu, kami punya rekomendasi sebuah merk pembersih rem yang sangat tepercaya dan mumpuni, yaitu Brake & Parts Cleaner dari STP.
Membersihkan Komponen Rem Tanpa Harus Membuka Ban
Brake & Parts Cleaner dari STP adalah pembersih rem yang sangat andal dan praktis. Cairan pembersih ini dapat menyingkirkan minyak, oli, endapan sisa pengereman, serta kontaminan lainnya. Brake & Parts Cleaner dari STP juga sangat mudah digunakan. Tanpa harus membongkar komponen roda mobil, Anda tinggal menyemprotkan cairan ini ke bagian rem atau cakram pada mobil Anda. Dengan begitu, segala macam kotoran akan luruh dan rontok. Oleh para teknisi di bengkel-bengkel dunia, cairan ini juga dapat digunakan untuk membersihkan komponen-komponen rem sebelum dipasang kembali terutama sebelum proses pengencangan baut. Intinya, Brake & Parts Cleaner dari STP adalah pembersih komponen rem yang dapat diandalkan dan praktis penggunaannya.
Hampir semua mobil keluaran baru memiliki komponen injektor sebagai pemompa bahan bakar. Injektor adalah perangkat penting dalam mobil yang memiliki fungsi utama menyemprotkan bahan bakar ke ruang pembakaran dalam mesin. Injektor mobil yang bermasalah akan mengakibatkan mesin mobil sulit dinyalakan, bahan bakar menjadi lebih boros dan menimbulkan suara mesin yang kasar.
Semakin bertambahnya usia pemakaian, kinerja injektor akan mengalami penurunan. Salah satu penyebab utama adalah mampetnya lubang pin injektor karena tumpukan residu sisa pembakaran. Solusi permasalahan ini adalah menggunakan cairan pembersih injektor supaya mobil tetap berada dalam kondisi yang prima, harganya pun biasanya tidak terlalu mahal.
Dapat Digunakan Juga Guna Membersihkan Injektor
Agar performa kendaraan Anda senantiasa terjaga dan tentunya bisa sekaligus mengirit konsumsi bensin, kami bisa sarankan salah satu produk aditif terbaik yang ada di pasaran, yaitu STP Complete Fuel System Cleaner.
Salah satu produk baru dari STP ini memiliki formula pembersih yang lebih kuat dibanding pendahulunya sehingga bisa lebih efektif membersihkan sistem vital bahan bakar, seperti injektor, katup pemasukan, kepala silinder, dan piston.
Cairan ini juga terbukti dapat mencegah korosi pada tangki bahan bakar dan salurannya. Dengan zat aktif yang akan memastikan saluran bahan bakar kendaraan Anda bebas karat, tentunya STP Complete Fuel System Cleaner akan menjaga performa kendaraan tetap dalam kondisi prima. STP Complete Fuel System Cleaner juga diklaim akan larut sempurna dengan segala jenis bensin dan juga dapat membantu mengurangi kadar emisi pada kendaraan. Produk ini sangat aman digunakan karena tidak mengandung alkohol yang dapat mengganggu fungsi komponen vital seperti catalytic converter dan sensor oksigen. Jika ingin membersihkan sistem bahan bakar mobil Anda secara menyeluruh, campurkan produk ini dengan 40 hingga 60 Liter bensin setiap 5.000 km. Selamat mencoba!
Harga Pertamax naik menjadi Rp 12.500 per liter per 1 April lalu sehingga perawatan ruang bakar mobil atau sepeda motor menjadi sangat penting agar pemakaian BBM efisien. Untuk perawatan ruang bakar mobil, pemilik kendaraan harus memastikan telah menggunakan BBM berkualitas sesuai anjuran pabrikan.
Selain itu, Anda juga harus menggunakan campuran bahan bakar yang berfungsi untuk membersihkan injektor dan katup. Dengan menggunakan aditif yang dicampurkan saat Anda mengisi bensin, Anda bisa meminimalisasi munculnya kerak karbon di ruang bakar mobil. Dengan tidak adanya kotoran atau kerak karbon pada saluran pembakaran di kendaraan, aliran bensin lancar dan kinerja juga performa kendaraan Anda tentunya akan semakin tokcer.
Nah, kalau ruang bakar bersih itu rasanya kayak mobil baru, walaupun sebenarnya mobil lama. Mobil baru pasti bensinnya irit, dong.
Agar performa kendaraan Anda senantiasa terjaga dan tentunya bisa sekaligus mengirit konsumsi bensin, kami bisa sarankan salah satu produk aditif terbaik yang ada di pasaran, yaitu STP Complete Fuel System Cleaner-Petrol.
Salah satu produk baru dari STP ini memiliki formula pembersih yang lebih kuat dibanding pendahulunya sehingga bisa lebih efektif membersihkan sistem vital bahan bakar, seperti injektor, katup pemasukan, kepala silinder, dan piston.
Cairan ini juga terbukti dapat mencegah korosi pada tangki bahan bakar dan salurannya. Dengan zat aktif yang akan memastikan saluran bahan bakar kendaraan Anda bebas karat, tentunya STP Complete Fuel System Cleaner-Petrol akan menjaga performa kendaraan tetap dalam kondisi prima.STP Complete Fuel System Cleaner-Petrol juga diklaim akan larut sempurna dengan segala jenis bensin dan juga dapat membantu mengurangi kadar emisi pada kendaraan. Produk ini sangat aman digunakan karena tidak mengandung alkohol yang dapat mengganggu fungsi komponen vital seperti catalytic converter dan sensor oksigen. Jika ingin membersihkan sistem bahan bakar mobil Anda secara menyeluruh, campurkan produk ini dengan 40 hingga 60 Liter bensin setiap 5.000 km. Selamat mencoba!
Komponen power window merupakan salah satu bagian dari mobil yang menambah kenyamanan bagi pengendaranya. Salah satu masalah yang kerap terjadi pada komponen ini ialah ketika mengalami kemacetan, jendela mobil akan sulit dibuka atau ditutup.
Ada beberapa hal yang menyebabkan komponen power window pada jendela tersebut mendadak macet. Berikut akan kami jelaskan bagaimana cara mengatasi dan perawatannya agar tidak mudah macet.
Pada awalnya, untuk membuka kaca mobil, kita bisa menggunakan sebuah engkolan yang ada di door trim. Namun, seiring perkembangan yang terjadi di dunia otomotif, hampir semua mobil menggunakan fitur power window untuk menaikturunkan kaca jendela mobil.
Saklar yang ada pada mobil berbeda dengan saklar pada lampu atau yang lainnya. Saklar tersebut lebih rumit, karena dalam satu saklar memiliki tiga perintah, yakni window down, window up dan juga off. Sedangkan saklar pada umumnya hanya memiliki dua perintah, yaitu on dan off.
Ketika dalam perjalanan, terkadang Anda akan sering menaikturunkan kaca mobil hingga berkali-kali. Hal tersebut dapat mempengaruhi masa pakai saklar. Ketika saklar mengalami kerusakan, kaca mobil akan mengalami kemacetan dan tidak bisa dinaikturunkan.
Selain saklar yang bermasalah, salah satu penyebab power window menjadi macet adalah kotornya bagian rel pada kaca jendela mobil. Rel kaca mobil rentan terkena kotoran, baik berupa debu maupun kotoran cair. Ketika rel kaca terkena kotoran, hal tersebut dapat mengganggu pergerakan kaca mobil. Rel kaca yang terlalu kotor akan menimbulkan bunyi ketika kaca dinaik turunkan.
Apabila kotoran tersebut dibiarkan dan bertambah parah, kaca mobil akan mengalami kemacetan karena tertahan oleh kotoran yang ada pada relnya. Permasalahan seperti ini mungkin disepelekan, tapi jika dibiarkan bisa merusak komponen yang lain.
Cara mengatasi kaca mobil yang macet karena debu ialah dengan menyemprotkan silikon spray ke sela-sela rel kaca. Semprotan silikon akan bekerja dengan baik membersihkan kotoran yang ada pada rel kaca mobil. Untuk ini, kami punya rekomendasi sebuah merk semprotan silikon yang kualitasnya terjamin, yaitu Silicone Spray dari STP.
Silicone Spray dari STP adalah semprotan silikon multiguna dengan formula nonkorosif yang akan memberikan lapisan tipis, tahan lama, tidak berbau, serta mampu melumasi dengan mumpuni. Dengan karakteristik tersebut, Silicone Spray dari STP dapat melindungi serta menghilangkan bunyi derit atau decit yang disebabkan oleh gesekan. Silicone Spray dari STP sangat kami rekomendasikan untuk digunakan dalam melindungi permukaan material karet, plastik, logam, vinil, metal, serta dapat juga diaplikasikan untuk permukaan kaca. Oleh karena itu, cairan semprotan silikon yang satu ini sangat ampuh untuk menjadi solusi power window yang macet karena relnya kotor.
Bisa dibilang bahwa Silicone Spray dari STP adalah cairan semprot silikon serbaguna dengan cairan bening, tidak bernoda, dan tidak berbau. Kerennya lagi, Silicone Spray dari STP tahan terhadap kelembaban, ampuh dalam meredam gesekan, mengurangi keausan, serta mumpuni dalam menghilangkan bunyi decit karena gesekan.
Salah satu tipe sambungan yang sering digunakan untuk menyambung antara satu komponen dengan komponen lainnya adalah dengan menggunakan sambungan baut (bolt) dan mur (nut).
Sambungan baut dan mur ini merupakan sambungan yang tidak permanen artinya sambungan ini dapat dilepas dan disambung kapan saja tanpa merusaknya.
Tak jarang banyak orang yang menyamakan antara nut dan baut. Namun, faktanya kedua benda ini merupakan dua hal yang berbeda. Meskipun berbeda, tetapi keduanya saling melengkapi sehingga hal inilah yang terkadang menimbulkan persepsi bahwa kedua benda tersebut adalah sesuatu yang sama.
Nut atau yang juga dikenal dengan sebutan mur di Indonesia adalah pasangan dari baut (bolt). Keduanya merupakan pasangan karena jika salah satunya memiliki uliran yang berbeda maka ia tidak akan bisa digunakan atau dipasangkan. Dengan demikian, kalian harus cermat dalam memilih mur dan baut yang tepat agar keduanya dapat digunakan dalam menyambung komponen.
Hal yang paling membuat kita jengkel dan pusing adalah ketika hendak mengganti atau memperbaiki sesuatu dan berhadapan dengan baut, mur, ataupun sekrup yang keras juga macet. Lantas, adakah solusi terbaik agar kepala baut atau mur yang macet dan kaku tadi tidak menjadi gundul dan mudah dibuka.
Dalam membuka baut dan mur yang macet memang membutuhkan teknik dan cara yang benar agar dapat dibuka dengan mudah. Sebaiknya Anda simak beberapa tips ini supaya saat Anda akan membuka baut atau mur tidak menjadi gundul yang akan semakin menyulitkan ketika kita akan membukanya.
Salah satu teknik membuka baut atau mur yang macet dan lumrah dilakukan para teknisi adalah dengan memutar obeng sambil menggetoknya dengan palu. Tujuan dari hal ini agar mata obeng lebih menancap mantap ke baut dan sedikit guncangan dari pukulan palu tadi akan membuat gigitan baut dan mur sedikit kendur. Namun, ada teknik yang lebih simpel dan pasti risikonya lebih sedikit ketimbang dengan teknik menggetok barusan, yaitu dengan menggunakan cairan pelumas yang bisa melakukan penetrasi ke dalam baut dan mur yang macet tadi.
Salah satu merk cairan penetran yang bisa kami sarankan ke Anda adalah AP-75 dari STP. Anda cukup semprotkan cairan ini maka cairan ini akan berfungsi sebagai penetran atau penembus serta berguna untuk melumasi dan melapisi peralatan logam Anda agar tetap dalam kondisi prima. AP-75 dari STP ini pastinya dapat Anda gunakan untuk membebaskan baut atau mur yang macet dan berkarat. Selain itu, rantai, engsel, dan kunci gembok yang kaku, macet, atau karatan bisa segera terlumasi dengan pengaplikasian AP-75. Lebih mantapnya lagi, AP-75 dari STP juga bisa berfungsi untuk mencegah karat tersebut terbentuk kembali pada beragam komponen atau barang dari logam. Di samping itu, AP-75 juga memiliki kemampuan “mengusir” air sehingga cocok untuk melumasi rantai motor atau sepeda kesayangannya Anda. Dengan perlindungan AP-75, rantai sepeda atau motor Anda dapat bekerja dengan sempurna meskipun sering kehujanan.
Saat inikomponen power steering merupakan salah satu komponen yang sangat penting untuk mobil. Tidak bisa dipungkiri bahwa selain memberikan kenyamanan pengguna pada saat mengemudi, komponen ini juga memberikan kemanan dalam perjalanan. Saking pentingnya tentu saja kita tidak bisa membayangkan, apa jadinya jika komponen yang satu ini rusak. Bencana besar yang mengancam keselamatan pengemudi dan semua penumpang mobil bisa terjadi apabila komponen power steering tidak bekerja dengan maksimal.
Untuk bisa menghindari beragam risiko yang bisa timbul ketika power steering tidak bekerja maksimal, sebaiknya Anda pahami dulu sistem kinerja komponen tersebut. Power steering adalah sebuah sistem yang ditambahkan pada roda kemudi. Fungsinya adalah memudahkan pengendalian roda kemudi. Dengan adanya power steering, Anda juga tidak perlu mengeluarkan tenaga besar untuk memutar kemudi, terutama saat mobil berada dalam kecepatan rendah.
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, power steering adalah sebuah sistem yang ada pada roda kemudi mobil. Dengan tambahan komponen power steering ini, putaran kemudi menjadi lebih halus dan mudah dikontrol. Pengemudi pun tidak harus bersusah payah untuk memutar kemudi saat mobil berada pada kecepatan rendah.
Ada dua jenis power steering yang banyak digunakan pada mobil-mobil keluaran terbaru, yakni tipe hidrolik dan motor listrik atau electric power steering (EPS). Tipe hidrolik memanfaatkan tenaga mesin, sedangkan tipe motor listrik menggunakan motor listrik untuk menggerakkan ring piston pada power cylinder.
Sesuatu yang sebenarnya penting dalam komponen power steering adalah pelumasnya. Pelumas pada komponen power steering bekerja untuk memudahkan mobil berbelok tanpa sopir mengeluarkan banyak tenaga atau sebagai penggerak hidrolis juga sebagai pelindung komponen tersebut agar tidak korosi.
Sistem power steering pada mobil membutuhkan perlindungan agar tetap beroperasi pada berbagai kondisi, terutama pada iklim tropis seperti di Indonesia. Salah satu pelumas power steering yang bisa kami rekomendasikan bagi Anda adalah Power Steering Fluid dari STP. Power Steering Fluid dari STP didesain khusus untuk unit power steering karena memiliki formula khusus yang melalui proses pabrikasi 20 langkah yang menjamin produk bermutu tinggi. Power Steering Fluid dari STP mengandung Zinc dialkyldithiophosphates (ZDDP) yang dapat membantu mengurangi oksidasi pada komponen sehingga tidak mudah berkarat. Selain itu, kondisi cuaca panas di Indonesia sering kali menyiksa beragam komponen mobil, termasuk power steering. Dengan menggunakan Power Steering Fluid dari STP, komponen power steering lebih tahan terhadap panas yang timbul karena gesekan. Selain itu, Power Steering Fluid dari STP memiliki kemampuan Anti Wear yang dapat memperpanjang usia komponen power steering mobil Anda.
Mobil akan memiliki performa baik, apabila dirawat dengan rutin. Servis rutin menjadi hal yang sangat penting untuk dilakukan, karena akan menimbulkan banyak masalah saat dibiarkan tanpa servis. Mobil atau motor yang tidak diservis rutin akan mengalami masalah seperti mogok di tengah jalan, rem yang sudah berbunyi, dan karburator yang performanya tidak lagi maksimal.
Pada dasarnya, karburator dalam adalah komponen yang peranannya sangat penting pada kendaraan Anda dan tugas Anda, sebagai pemilik kendaraan, adalah selalu rutin mengecek kondisi karburator. Dalam sebuah karburator, tentu ada beberapa komponen yang bekerja dan setiap komponen memiliki peranan yang berbeda-beda.
Karburator adalah komponen yang terdapat pada mesin berbahan bakar bensin, yaitu sebuah alat yang mencampurkan udara dan bahan bakar dengan perbandingan tertentu dan setelahnya mengalirkannya ke dalam silinder sesuai dengan kebutuhan mesin. Komponen ini memiliki tugas dalam sistem pengabutan (pemasukan bahan bakar ke dalam silinder).
Adapun fungsi karbuartor adalah mengatur udara dan bahan bakar ke dalam saluran hisap; mengatur perbandingan bahan bakar-udara pada berbagai beban kecepatan kendaraan; serta mencampur bahan bakar dan udara secara merata.
Sebenarnya ada banyak sekali printilan komponen yang menyusun dan membuat karburator bisa bekerja dengan baik, tetapi Anda tidak perlu repot menghapalnya. Lebih baik Anda selalu memastikan karburator Anda selalu terjaga performanya. Untuk memastikan karburator pada kendaraan Anda bekerja maksimal setiap dibutuhkan, sebaiknya selalu servis rutin dan bersihkan karburator Anda secara berkala.
Dapat Digunakan Juga Guna Membersihkan Injektor
Salah satu hal yang penting untuk Anda gunakan saat hendak merawat dan membersihkan karburator Anda adalah Carb Spray Injector Cleaner dari STP. Cairan pembersih karburator yang ampuh dari STP ini akan bekerja maksimal dan efektif untuk membersihkan segala timbal dan kotoran, berupa lendir, atau sisa karbon, yang menempel pada bagian luar bahkan dalam karburator.
Salah satu kendala yang biasa muncul pada mobil atau motor tua adalah choke karburator yang sering kurang responsif karena macet. Kendala tersebut akan sirna dengan semprotan dari Carb Spray Injector Cleaner dari STP. Cairan semprot serbaguna ini juga bisa digunakan untuk membersihkan komponen busi atau throttle body. Selain itu, Carb Spray Injector Cleaner dari STP dapat juga digunakan untuk membersihkan mekanisme penghubung karburator agar bekerja dengan lancar dan memaksimalkan performa motor atau mobil Anda.
Membersihkan Throttle Body Tanpa Harus Membongkar.
Jadi, jangan lagi gunakan bensin untuk membersihkan karburator, sebaiknya gunakan cairan khusus pembersih karburator terbaik, yaitu Carb Spray Injector Cleaner dari STP. Dengan Carb Spray Injector Cleaner dari STP dijamin karburator Anda tokcer dan pembakaran bensin maksimal. Jika karburator motor atau mobil Anda bersih sempurna bebas macet, tentunya tarikan motor atau mobil Anda akan tokcer.
Menurut berbagai hasil penelitian, droplet ukuran kecil sekali pun bisa bertahan lama di sebuah ruangan tertutup tanpa sirkulasi udara. Dengan demikian, bukan tidak mungkin virus akan menyebar melalui udara di interior mobil. Saat ini pun penyebaran Covid-19 varian Omicron di berbagai negara di dunia masih belum sirna, bahkan belakangan ini di Indonesia juga sedang melonjak tinggi. Jadi, kebersihan kabin interior mobil Anda harus menjadi prioritas.
Memang, salah satu yang bisa dibanggakan oleh para pemilik mobil adalah bagian kabin yang bersih dan memukau. Kebersihan dan kenyamanan interior adalah kunci dari pengalaman berkendara nyaman dan tidak membosankan.
Bagi pemilik mobil, untuk menambah kenyamanan serta kesan mewah di kabin mobil, salah satu caranya dengan mengganti interior dengan bahan kulit, seperti pada bagian jok dan dashboard. Namun, untuk pemakaian material kulit di interior, Anda memang harus melakukan perawatan ekstra. Merawat dan memastikan bagian interior tetap terlihat mewah dan tidak kusam tentunya bukan perkara mudah.
Perlu diingat pula bahwa perawatan terhadap interior juga tidak boleh asal, Anda harus menggunakan pembersih khusus untuk interior mobil. Pastikan juga pembersih yang digunakan juga tepat sasaran, artinya jika membersihkan bahan kulit sebaiknya pakai pembersih khusus kulit dan untuk panel juga harus yang sesuai.
Dasbor Mobil
Namun, Anda tidak perlu khawatir akan kesulitan dalam membersihkan komponen interior mobil Anda lagi karena Anda bisa percayakan kebersihan dan kinclongnya semua komponen interior Anda pada STP Son Of A Gun! Protectant yang mengandung High Gloss and Sunscreen Formulation. Dengan formula khususnya, Son Of A Gun! Protectant dari STP ini akan melindungi permukaan karet, vinil, kulit serta plastik dari paparan sinar UV yang dapat menyebabkan retak dan juga memudarnya warna.
Dengan formula khusus “No Streak Thicker” (formula antigores), STP Son Of A Gun! Protectant akan membuat Anda bebas was-was dalam mengaplikasikannya ke beragam komponen interior mobil Anda. Anda tidak perlu khawatir akan menggores dan membuat baret pada permukaan vinil, plastik, kulit, atau karet pada interior mobil Anda.
Mengaplikasikan STP Son Of A Gun! Protectant ini pun cukup mudah, tinggal semprot pada permukaan komponen interior Anda lalu sediakan kain microfiber untuk kemudian menyeka dan memolesnya. Setelahnya, komponen interior Anda yang terbuat dari plastik, vinil, karet, atau kulit akan bersih mengilap dan terlindungi dari sinar UV.
Menurut berbagai hasil penelitian, droplet ukuran kecil sekali pun bisa bertahan lama di sebuah ruangan tertutup tanpa sirkulasi udara. Dengan demikian, bukan tidak mungkin virus akan menyebar melalui udara di interior mobil. Saat ini pun penyebaran Covid-19 varian Omicron di berbagai negara di dunia masih belum sirna, bahkan belakangan ini di Indonesia juga sedang melonjak tinggi. Jadi, kebersihan kabin interior mobil Anda harus menjadi prioritas.
Memang, salah satu yang bisa dibanggakan oleh para pemilik mobil adalah bagian kabin yang bersih dan memukau. Kebersihan dan kenyamanan interior adalah kunci dari pengalaman berkendara nyaman dan tidak membosankan.
Bagi pemilik mobil, untuk menambah kenyamanan serta kesan mewah di kabin mobil, salah satu caranya dengan mengganti interior dengan bahan kulit, seperti pada bagian jok dan dashboard. Namun, untuk pemakaian material kulit di interior, Anda memang harus melakukan perawatan ekstra. Merawat dan memastikan bagian interior tetap terlihat mewah dan tidak kusam tentunya bukan perkara mudah.
Perlu diingat pula bahwa perawatan terhadap interior juga tidak boleh asal, Anda harus menggunakan pembersih khusus untuk interior mobil. Pastikan juga pembersih yang digunakan juga tepat sasaran, artinya jika membersihkan bahan kulit sebaiknya pakai pembersih khusus kulit dan untuk panel juga harus yang sesuai.
Namun, Anda tidak perlu khawatir akan kesulitan dalam membersihkan komponen interior mobil Anda lagi karena Anda bisa percayakan kebersihan dan kinclongnya semua komponen interior Anda pada STP Son Of A Gun! Protectant yang mengandung High Gloss and Sunscreen Formulation. Dengan formula khususnya, Son Of A Gun! Protectant dari STP ini akan melindungi permukaan karet, vinil, kulit serta plastik dari paparan sinar UV yang dapat menyebabkan retak dan juga memudarnya warna.
Dengan formula khusus “No Streak Thicker” (formula antigores), STP Son Of A Gun! Protectant akan membuat Anda bebas was-was dalam mengaplikasikannya ke beragam komponen interior mobil Anda. Anda tidak perlu khawatir akan menggores dan membuat baret pada permukaan vinil, plastik, kulit, atau karet pada interior mobil Anda.
Mengaplikasikan STP Son Of A Gun! Protectant ini pun cukup mudah, tinggal semprot pada permukaan komponen interior Anda lalu sediakan kain microfiber untuk kemudian menyeka dan memolesnya. Setelahnya, komponen interior Anda yang terbuat dari plastik, vinil, karet, atau kulit akan bersih mengilap dan terlindungi dari sinar UV.
Anda pasti sudah paham bahwa oli berfungsi untuk melumasi komponen mesin mobil agar tidak saling berbenturan satu sama lain. Agar mesin bisa terus bekerja dengan mulus, jangan sampai Anda salah memilih oli untuk mobil. Akibat yang ditimbulkan dari salah pilih oli tidak sepele lho karena bisa membuat tenaga mesin terus menurun.
Biasanya montir di bengkel kepercayaan akan merekomendasikan jenis oli yang cocok untuk mobil Anda. Namun, Anda pun wajib mengetahui karakteristik oli yang tepat untuk kendaraan yang dimiliki. Ini ada penjelasan lengkapnya untuk Anda.
Cara paling simpel untuk memilih oli yang tepat untuk mobil ialah dengan melihat manual book yang disertakan saat pembelian. Umumnya di dalam buku tersebut dijelaskan mengenai spesifikasi mesin dan jenis oli yang tepat. Hal paling penting ialah kecocokan dengan mesin serta kualitasnya.
Walau memiliki fungsi yang sama, tetapi oli tidak dapat melindungi mesin secara maksimal jika kandungannya tidak sesuai dengan karakter mobil Anda. Biasanya perbedaan tersebut dapat dilihat dari kekentalan cairan oli. Tingkat kekentalan alias viscosity-grade ini ditunjukkan dengan nomor Society of Automotive Engineer (SAE).
Semakin besar angka yang berada di belakang kode SAE, maka itu menunjukkan konsentrasi cairan yang lebih kental. Sebagai contoh, oli dengan kode SAE 15W-40. Kode tersebut menunjukkan bahwa kekentalan pada kondisi winter (WAE) adalah 15 sementara saat panas 40.
Oli mobil dibedakan menjadi dua jenis berdasarkan bahan yang digunakan. Jenis yang pertama ialah oli sintetis yang dibuat dari berbaga bahan kimia dengan sifat aditif. Sementara itu yang kedua ialah oli mineral yang terbentuk dari ekstraksi minyak bumi, dengan kata lain lebih alami.
Kami sarankan Anda menggunakan oli berbahan dasar sintetis karena dengan kandungannya oli sintetis dapat berguna lebih maksimal ketika digunakan untuk mobil-mobil pabrikan baru. Salah satu merk oli sintetis yang paling terkenal karena kualitas dan sudah terbukti performanya adalah oli dari STP. Ragam oli dari STP pun sangat banyak, Anda tinggal pilih beragam oli dengan karakteristik kekentalan yang berbeda, bahkan STP juga memiliki karakteristik oli yang sudah diformulasikan agar sesuai dengan mobil dengan transmisi otomatis. Selain itu, STP juga memiliki pilihan oli yang sesuai dengan mesin diesel.
Di kota-kota besar Indonesia, kondisi jalanan yang macet adalah hal yang lumrah untuk kita jumpai. Pengemudi dan mesin mobil berpotensi mengalami stres. Perlu diketahui, dengan kondisi jalan yang penuh stagnasi, karakter mengemudi di perkotaan lebih banyak stop and go. Masalahnya, belum banyak pengendara yang paham efek buruk pengendalian itu mampu menimbulkan gesekan berlebih pada komponen internal mesin. Akibatnya tingkat keausan mesin lebih cepat terjadi. Dengan kondisi seperti itu, acuan penggantian oli menjadi lebih cepat. Sebab dalam kondisi macet jarak tidak lagi dijadikan tolok ukur untuk batas waktu penggantian oli mesin. Karena harus diperhitungkan pula waktu kerja (working hour) mesin tersebut saat berada di kemacetan.
Kondisi seperti penggambaran di atas lumrah terjadi di kota-kota besar di Indonesia, tentunya hal tersebut akan membuat mesin mobil Anda harus bekerja ekstra keras. Oleh karena itu, penggunaan oli yang bagus saja terkadang kurang dirasa cukup. Memang fungsi utama oli adalah melumasi dan meminimalisasi gesekan yang pasti terjadi di komponen mesin. Agar mesin mobil Anda senantiasa terjaga dan performanya pantang kendor, kami sarankan Anda juga menambahkan aditif oli tiap melakukan penggantian oli.
Salah satu aditif oli yang kami rekomendasikan sudah sangat harum namanya karena berasal dari salah satu brand terkemuka dari Amerika, yaitu STP. Oil Treatment dari STP ini adalah aditif oli yang mengandung aditif bernama viscosity index improver. Senyawa viscosity index improver berfungsi untuk menjaga kestabilan tingkat kekentalan pelumas.
Kekentalan oli yang tetap terjaga meski dalam temperatur tinggi akan membuat kemampuan high speed shear strength tetap maksimal. Sekadar info untuk Anda, high speed shear strength adalah kemampuan oli dalam melindungi komponen metal dari keausan dalam suhu dan putaran mesin tinggi.
Selain itu, manfaat berikutnya dari kita menambahkan aditif oli STP adalah meningkatkan kadar Zinc dialkyldithiophosphate (ZDDP) dalam oli. ZDDP adalah salah satu aditif anti-wear dalam oli. Dengan meningkatnya kadar ZDDP, oli semakin maksimal dalam melindungi mesin dari gesekan.
Lebih mantapnya lagi, penambahan STP Oil Treatment juga mampu meningkatkan kadar detergensi, dispersan, dan antioksidan sehingga mampu mempertahankan kualitas oli di level terbaiknya. Dengan menggunakan STP Oil Treatment, meski mobil Anda bekerja keras di kejamnya kondisi jalanan kota-kota besar Indonesia, mesin mobil Anda akan tetap terjaga performa dan kondisinya.
Rem menjadi salah satu komponen pada kendaraan yang memegang peran sangat penting. Tanpa adanya fitur tersebut, laju mobil atau motor tidak bisa diperlambat. Cara kerja rem mobil cukup sederhana. Kampas akan ditempel pada piringan yang ikut berputar bersama roda. Semakin erat kampas menempel, maka laju kendaraan akan semakin menurun.
Zaman dulu, mengaktifkan kampas rem dilakukan dengan cara mekanis, yakni menggunakan tuas. Rem mobil model ini biasa disebut dengan istilah tromol. Lalu, kemudian berkembang menjadi rem cakram. Berbeda dari tromol, rem cakram menggunakan cairan khusus untuk menekan kampas ke piringan. Cairan itu dikenal dengan nama minyak rem.
Kinerja sistem pengereman sebuah kendaraan terutama roda empat dipengaruhi oleh beberapa komponen. Selain booster, kampas, dan piston, kinerja rem juga ditentukan oleh kondisi minyak rem. Kondisi minyak rem tidak hanya perlu dijaga volumenya. Tetapi, juga harus rutin dilakukan pergantian. Pasalnya, jika tidak dilakukan pergantian secara rutin bisa berpengaruh terhadap kinerja rem itu sendiri. Dan yang terparah adalah adanya uap air yang membuat rem seolah-olah blong atau yang disebut dengan vapor lock.
Sesungguhnya, usia minyak rem memang tergolong panjang. Namun, untuk penggantian minyak rem sebaiknya Anda melakukannya setiap tiga tahun atau 40.000 km. Meski usianya cukup panjang, intinya minyak rem tetap perlu diganti dengan yang baru secara berkala. Penggantian minyak rem perlu dilakukan setiap 40.000 km atau tiga tahun. Jika dalam waktu 3 tahun, belum mencapai 40.000 km, sebaiknya tetap diganti dengan yang baru. Hal ini harus dilakukan karena jika minyak rem tidak dilakukan pergantian dikhawatirkan akan ada udara yang masuk ke sistem pengereman. Kondisi ini bisa mempengaruhi kinerja sistem pengereman.
Memang penguapan pada minyak rem ini adalah hal yang sangat memengaruhi kinerja komponen pengereman. Untuk kinerja pengereman yang pakem tiada tara, kami bisa sarankan salah satu merk minyak rem yang paling ciamik di dunia, yaitu minyak rem dari STP DOT-3 dengan ActivGard. Minyak Rem STP DOT-3 ini memiliki titik didih yang dapat mencapai hingga 246°C. Oleh karena itu, minyak rem yang satu ini akan sangat resistan terhadap panas tinggi. Dengan kekentalan yang sudah dirancang dengan khusus di lab STP setelah melalui proses panjang, terciptalah STP DOT-3 dengan ActivGard ini yang tentunya akan membuat Anda tidak perlu takut akan terjadi penguapan atau evaporasi di komponen rem mobil Anda.
Minyak rem STP DOT-3 dengan ActivGard ini juga memiliki karakteristik yang sangat “netral” sehingga dapat dicampurkan dengan minyak rem DOT-3 merek lain tanpa mengakibatkan kemacetan pada sistem rem. Yang paling keren dari minyak rem STP ini adalah karakteristik ActivGard yang akan secara aktif melindungi sistem rem untuk performa pengereman yang lebih pakem, awet, dan aman.
Fungsi oli yang sangat umum dan paling banyak juga diketahui adalah sebagai pelumas. Hal ini sering kali diperlihatkan di iklan penjualan oli mesin, sehingga fungsi ini sangat akrab di benak masyarakat. Memang betul, oli mesin berguna sebagai pelumas. Lebih jelasnya, oli ini membantu melumasi komponen dan setiap partikelnya dalam mesin. Kinerja tiap komponen dalam mesin perlu dibuat lebih enteng agar langkah kerja yang dihasilkan lebih maksimal.
Selain itu, semakin enteng gerak yang timbul maka semakin cepat pula langkah kerja yang dilakukan oleh mesin. Ini merupakan suatu bentuk perbandingan lurus antara kondisi mesin dengan hasil kerjanya. Anda perlu memberi oli terbaik untuk mesin agar fungsinya sebagai pelumas dapat berjalan dengan maksimal
Di kota-kota besar Indonesia, kondisi jalanan yang macet adalah hal yang lumrah untuk kita jumpai. Pengemudi dan mesin mobil berpotensi mengalami stres. Perlu diketahui, dengan kondisi jalan yang penuh stagnasi, karakter mengemudi di perkotaan lebih banyak stop and go. Masalahnya, belum banyak pengendara yang paham efek buruk pengendalian itu mampu menimbulkan gesekan berlebih pada komponen internal mesin. Akibatnya tingkat keausan mesin lebih cepat terjadi. Dengan kondisi seperti itu, acuan penggantian oli menjadi lebih cepat. Sebab dalam kondisi macet jarak tidak lagi dijadikan tolok ukur untuk batas waktu penggantian oli mesin.
Karena harus diperhitungkan pula waktu kerja (working hour) mesin tersebut saat berada di kemacetan.Untuk menjadi solusi dari beragam masalah yang akan kita jumpai saat berkendara di jalan Indonesia ada satu oli yang bisa kami rekomendasikan, yaitu Synthetic Motor Oil 10W-40 dari STP.
Karakteristik oli ini sangat tepat untuk penggunaan di daerah iklim tropis yang panas, dengan penggunaan oli ini, tentunya suhu di mobil akan lebih terjaga. Dengan formulasi khusus dari STP, sebuah merek yang sudah terpercaya, varian oli STP Synthetic Motor Oil 10W-40 akan mampu menjaga kekentalan oli tetap stabil, daya lumas pun senantiasa sempurna. Yang terpenting dari oli STP Synthetic Motor Oil 10W-40 adalah karakteristik Advanced Friction Modifiers yang akan mampu konsisten mengurangi hambatan pada komponen yang bergerak sehingga dapat menyalurkan tenaga secara maksimal dan anti selip. Dengan konsisten mengurangi friksi, kondisi stop and go di jalanan macet tentunya tidak akan terlalu menyiksa mobil Anda.
Bagi sebagian kecil pemilik mobil, pergi rutin ke bengkel adalah hal yang terbilang jarang dilakukan. Tidak heran, jika ada saja pemilik mobil yang baru memeriksakan mobil ke bengkel saat menemui masalah, terutama masalah rem. Namun, sebaiknya Anda menghindari kebiasaan seperti itu karena komponen mobil seperti sistem pengereman memegang peranan penting, sulit untuk mengendalikan mobil jika peranti yang satu ini bermasalah.
Karena sistem pengereman adalah salah satu komponen penting dalam mobil Anda, Anda perlu mengeceknya secara berkala. Jika tidak bisa melakukannya sendiri, Anda bisa melakukan pengecekan di bengkel tepecaya. Jika komponen pengereman sudah diperiksa, dan beberapa suku cadang diganti, lalu mekanik menawarkan untuk mengganti minyak rem. Perlukah?
Seperti fluida lainnya dalam sebuah mobil, minyak rem memiliki usia pakai yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah kelembaban yang bisa menyebabkan suku cadang lainnya berkarat. Minyak rem dalam kondisi jelek dapat mempengaruhi kekuatan pengereman.
Jadi, sebaiknya lakukanlah penggantian minyak rem setidaknya setiap 48.000 km atau setidaknya setelah 2 tahun penggunaan. Jika Anda sudah merasakan sistem pengereman bermasalah saat berkendara, sebaiknya Anda juga harus menguras minyak rem.
Penggantian atau pengurasan cairan rem ini bertujuan untuk memastikan sistem pengereman tetap terjaga. Selain itu, dengan melakukan penggantian secara berkala juga bisa mencegah adanya uap air yang masuk ke sistem pengereman. Penggunaan minyak rem yang sudah melebihi batas pemakaian bisa menimbulkan udara di dalam sistem pengereman. Hal ini disebabkan saat penggunaan, cairan rem bisa mendidih dan menghasilkan uap air. Jika kondisi ini terjadi, bahaya bagi pemilik kendaraan atau pengemudinya bisa timbul. Hal ini bisa terjadi karena sistem pengereman bisa mengalami gagal fungsi atau tidak bekerja dengan baik lantaran adanya uap air pada saluran sistem pengereman.
Segala risiko yang bisa timbul karena tidak maksimalnya pengereman sebenarnya bisa dicegah dengan penggunaan minyak rem kualitas terbaik. Ada salah satu minyak rem yang bisa kami rekomendasikan untuk penggunaan sehari-hari di mobil Anda, yaitu Super Heavy Duty Brake Fluid atau Minyak Rem Dot 3 dari STP. Minyak rem andalan dari STP ini sangat fleksibel dan netral karena bisa langsung ditambahkan ke minyak rem jenis Dot 3 dari merk apapun tanpa ada risiko kemacetan sistem pengereman.
Minyak rem STP Dot 3 ini sudah diformulasi khusus dengan ACTIVGARD Technology sehingga melampaui standar FMVSS No. 116 dan SAE J 1703 untuk DOT-3. Dengan formula ACTIVGARD Technology titik didih Super Heavy Duty Brake Fluid dari STP ini dapat mencapai hingga 246°C sehingga tahan terhadap panas tinggi. Kekentalan dari Super Heavy Duty Brake Fluid dari STP ini dibuat sedemikian rupa untuk menghindari penguapan pada suhu tinggi.
Tidak semua orang memahami permasalahan yang terjadi pada mobil meskipun ia adalah pemilik dari mobil. Kasus-kasus tertentu seperti mesin mendadak mati atau knalpot berasap kerap kali membuat si pemilik atau pengendara mobil jadi panik seketika. Padahal, tidak semua permasalahan menandakan bahwa mobil sedang dalam kerusakan serius. Bisa jadi, keluarnya asap putih dari knalpot mobil merupakan hal yang lumrah terjadi. Contohnya saja knalpot mobil berasap di pagi hari. Andai mobil Anda yang mengalaminya, mungkin salah satu dari beberapa hal berikut ini menjadi penyebabnya.
Suhu Berubah Mendadak
Perubahan suhu yang tergolong ekstrem bisa menyebabkan knalpot mobil ngebul. Mobil yang berdiam semalaman atau baru diguyur hujan paling sering mengalami hal ini. Apalagi jika Anda bermukim di daerah bertemperatur rendah. Suhu mobil otomatis cepat dingin ketika mesin tidak menyala, termasuk bagian pembuangan gas atau knalpot.
Saat mesin dipanaskan, kenaikan suhu sudah pasti terjadi. Hal itulah yang memicu mengebulnya asap dari knalpot. Kesannya memang menakutkan. Malah saking paniknya, sebagian orang merasa mobilnya hendak meledak. Tapi tenang, asap tersebut hanya berlangsung sementara waktu saja. Secara perlahan akan normal dengan sendirinya.
Mobil Kelamaan Menganggur
Mobil yang menganggur lama atau jarang dipakai juga bisa ditunjuk sebagai penyebab knalpot berasap. Saat mesin mobil dinyalakan setelah dibiarkan mati beberapa hari, maka itu artinya mesin terpaksa berputar hingga menghasilkan kepulan asap putih dari lubang knalpot.
Kondisi seperti itu sebetulnya sangat wajar, apalagi untuk mobil-mobil yang terparkir lama di luar ruangan. Suhu mobil akan sangat rendah hingga menyebabkan terbentuknya uap air di saluran pembuangan. Uap air itulah yang kemudian berubah menjadi asap ketika suhu mesin mengalami kenaikan. Untungnya, permasalahan ini bukan bersifat permanen. Hanya saja, untuk menghindari risiko kerusakan perlu juga bagi Anda menggali informasi tentang cara merawat mobil yang jarang dipakai.
Permasalahan pada Pompa Bahan Bakar
Penyebab ketiga ini bisa dibilang lebih serius dari dua penyebab sebelumnya. Kerusakan pada pompa bahan bakar alias fuel pump bisa dicurigai sebagai penyebab knalpot berasap. Masalah seperti ini lebih sering menimpa mobil berbahan bakar bensin. Kerusakan fuel pump mengakibatkan pasokan bahan bakar tidak tersalur merata ke mesin. Oleh karena itu, terjadi penurunan tenaga mesin yang cukup drastis dan asap yang keluar berwarna hitam. Selain itu, bila fuel pump rusak konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros karena pembakaran tidak sempurna.
Kerusakan pada Klep Dan Ring Piston
Bila bukan fuel pump yang bermasalah, mungkin klep dan ring piston yang bisa jadi mengalami kerusakan. Gejala yang paling mudah dikenal adalah knalpot mobil akan berasap terus menerus selama mesin mobil menyala.
Beberapa hal di atas bisa jadi menjadi biang kerok munculnya asap yang keluar melalui kenalpot. Kami sarankan Anda menggunakan salah satu produk andalan dari STP, yaitu STP Smoke Treatment. Dengan menggunakan STP Smoke Treatment, knalpot mobil Anda akan berhenti mengeluarkan asap berlebih. STP Smoke Treatment memiliki formula yang berguna untuk mengurangi asap dan membantu mengurangi gesekan dengan memberikan bantalan oli yang tebal yang menjadikan performa mesin kendaraan Anda lebih baik. Lebih mantapnya lagi, STP Smoke Treatment juga dapat membantu mengurangi kadar emisi pada kendaraan sehingga kendaraan Anda lebih siap menghadapi uji emisi.
Kondisi laju mobil yang prima dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya hal yang menentukan adalah pemilihan bakar. Namun, pemilihan bahan bakar yang tepat saja tidaklah cukup, pengawasan dan pengecekan pada komponen yang menampung bahan bakar tersebut pun perlu kita perhatikan.
Komponen filter bahan bakar memiliki fungsi untuk menyaring segala kotoran dan debu dari luar agar tidak ikut masuk ke dalam bahan bakar ketika proses pembakaran berlangsung.
Sebuah kendaraan utamanya mobil perlu adanya perhatian pada saringan dan tangki, hal ini bertujuan agar mobil yang kita kendarai tidak mengalami masalah saat sedang di perjalanan.
Sayangnya, bagi kebanyakan orang, apalagi orang-orang yang tinggal di kota-kota besar dengan kesibukan tinggi, membersihkan saringan bahan bakar bukanlah perkara yang mudah dilakukan. Jangankan membersihkan filter bahan bakar mobil di rumah, untuk sekadar pergi ke bengkel saja terkadang Anda bisa jadi kesulitan.
Lantas bagaimana nasib mobil Anda? Tanpa adanya pengecekan dan pembersihan saluran bahan bakar beserta filternya, performa kendaraan Anda sudah tentu akan semakin menurun. Parahnya lagi, jika pembersihan saluran bahan bakar beserta filter tidak rutin dilakukan, dompet Anda akan makin terkuras karena kemungkinan kendala di mesin akan menghampiri jika saluran bahan bakar Anda kotor.
Untuk berbagai kendala dari hal-hal di atas ada sebuah solusi yang dapat menyelamatkan banyak orang sibuk seperti Anda, yaitu Complete Fuel System Cleaner dari STP.
Produk unggulan dari STP ini sangat mudah diaplikasikan dan tidak akan membuat Anda keluar banyak waktu atau tenaga. Tinggal campurkan ke dalam bahan bakar mobil Anda lewat lubang tangki maka saluran bahan bakar juga fiter bahan bakar di mobil Anda akan bersih terjaga.
Membantu Menjaga Kualitas bahan Bakar
Complete Fuel System Cleaner dari STP ini amat mumpuni dalam membersihkan seluruh sistem bahan bakar dan mengembalikan performa puncak mesin mobil Anda. Beberapa masalah seperti tenaga dan akselerasi yang hilang akan segera sirna dari mobil Anda dengan Complete Fuel System Cleaner dari STP. Selain itu, cairan campuran bahan bakar ini juga efektif untuk membersihkan injektor dan karburator, mengatasi sulit starter, dan mesin mobil yang menghentak-hentak. Intinya, Complete Fuel System Cleaner dari STP adalah solusi mudah untuk beragam masalah yang timbul dari kotornya saluran bahan bakar mobil Anda.
Kita semua pasti tahu bahwa performa mobil pasti akan berkurang seiring dengan lamanya kendaraan tersebut digunakan. Apalagi jika Anda memiliki mobil yang sebelumnya sudah dimiliki dan digunakan selama beberapa tahun oleh orang lain atau mobil bekas. Mobil yang sudah menempuh jarak sekian ribu kilometer pastinya tidak akan seandal mobil yang baru keluar pabrik.
Penurunan performa mesin mobil bisa terjadi seiring pemakaian atau minimnya perawatan mesin, performa mesin mobil bisa menurun akibat karbon deposit atau kerak yang berada di ruang pembakaran. Nah, salah satu cara mengembalikan performa mesin ialah dengan menggunakan aditif bahan bakar.
Dalam hal ini, STP sebagai brand yang selalu berinovasi dan memenuhi kebutuhan pelanggannya, menghadirkan STP Performance Booster Package yang terdiri dari lima produk fuel additive di dalamnya, meliputi:
STP Super Concentrated Fuel Injector Cleaner
STP Petrol Treatment
STP Octane Booster
STP Fuel Injector Treatment and Carburetor Treatment
STP Complete Fuel System Cleaner
Penggunaan produk ini cukup mudah. Pemilik mobil hanya perlu mencampurkan setiap produknya saat mengisi penuh tangki bensin.
Ada lima produk, itu artinya membutuhkan lima kali pengisian bensin full tank. Karena setiap pengisian bensin hanya perlu dibarengi penuangan satu botol produk.
Langkah-langkah atau urutan produk yang dicampurkan ke dalam tangki bahan bakar adalah sebagai berikut:
Produk yang pertama adalah STP Super Concentrated Fuel Injector Cleaner. Produk ini akan membersihkan sebagian besar endapan karbon deposit atau kerak. Penggunaannya juga akan mengatasi kendala mobil sulit distarter atau mesin boros.
Selanjutnya gunakan STP Petrol Treatmentyang berfungsi menetralkan oksigen di dalam tangki bahan bakar. Produk ini juga akan menghilangkan kadar air dan korosi sekaligus melindungi tangki bahan bakar.
Produk ketiga adalah STP Octane Booster yang berguna meningkatkan angka oktan sehingga mesin dapat membakar bensin dengan lebih sempurna. Kandungan cleaner di dalamnya akan membersihkan sistem pembakaran terus menerus.
Langkah yang keempat adalah mencampurkan STP Fuel Injector Treatment and Carburetor Treatment. Produk ini berfungsi untuk membersihkan injektor dan saluran serta pompa bensin. Memiliki kandungan friction modifier, produk ini berfungsi mengurangi gesekan piston dan silinder.
Langkah terakhir adalah memasukkan STP Complete Fuel System Cleaneryang merupakan pembersih kerak karbon paling ampuh. Dilengkapi dengan kandungan PEA yang tahan panas, kemampuannya bisa membersihkan hingga dalam silinder dan kepala piston.
Membantu Mengurangi Gesekan Berlebih
Rangkaian proses ini hanya perlu dilakukan setiap 5.000 km sekali.Setiap produk fuel additive STP itu sendiri dipastikan aman. Sebab tidak mengandung alkohol yang dapat mengganggu fungsi komponen vital, seperti halnya catalytic converter atau sensor oksigen. Selain itu campuran khusus yang ada di dalamnya juga membuat produknya mudah larut. Intinya, rangkaian produk ini sangatlah mudah digunakan, tentunya sangat efektif, dan sudah terbukti manjur karena STP sudah berpuluh-puluh tahun dipercaya di dunia otomotif dunia.
Kondisi cuaca yang kerap berubah merupakan salah satu faktor yang bisa mempengaruhi kondisi mobil, baik ketika kendaraan sedang bergerak maupun dalam kondisi parkir. Dampak yang didapatkan pun beragam, mulai dari memudarnya estetika mobil hingga rusaknya komponen mobil. Cuaca terik sebenarnya memiliki potensi kerusakan yang lebih berbahaya. Terlebih lagi, ketika kendaraan sering dijemur dalam waktu yang cukup lama.
Dampak langsung terjemur terik matahari adalah interior mobil akan menjadi kusam. Lalu berlanjut ke bagian interior, terutama pada bagian soft touch seperti kulit sintesis. Biasanya, bagian tersebut akan menjadi “pecah”. Ketika pertama kali membuka mobil setelah parkir di tempat panas, sebaiknya bukalah jendela terlebih dahulu sehingga ada pertukaran udara.
Sebaiknya Anda jangan hanya mengandalkan AC. Membuka jendela perlu dilakukan agar udara panas terbuang dan segera digantikan dengan udara dingin yang dihembuskan AC. Dengan membuka jendela, Anda sebenarnya meringankan kerja AC untuk mendinginkan kabin mobil. Perlu diingat pula untuk menghindari langsung menghidupkan AC dengan kekuatan kipas maksimal karena performa komponen kipas AC bisa cepat menurun.
Masalah lain yang kerap terjadi ketika mobil terlalu sering dijemur di teriknya matahari adalah cepatnya karet wiper untuk mengeras atau tidak elastis lagi. Karena mengeras dan tidak pejal lagi, wiper malah bisa membuat kaca mobil menjadi baret saat digunakan. Oleh sebab itu, penting untuk memilih parkiran mobil, khususnya ketika ingin ditinggal dalam waktu yang cukup lama. Sebaiknya Anda memilih tempat parkir yang memiliki atap agar paparan sinar matahari tidak menyentuh bodi mobil secara langsung.
Ada pula sebuah produk efisien yang bisa kami sarankan untuk melindungi interior mobil Anda dari sinar matahari yang berbahaya. Cairan semprot serbaguna dari STP, yaitu Son Of A Gun! Protectant, mengandung formulasi sunscreen yang glossy. Formulasi teknologi Son Of A Gun! Protectant dapat melindungi permukaan karet, vinil, kulit serta plastik dari paparan sinar UV yang dapat menyebabkan retak dan juga memudarnya warna. STP Son Of A Gun! Protectant sangat tepat digunakan pada komponen-komponen kendaraan, misalnya trim pintu mobil, jok berbahan vinil, dashboard mobil, dan segala komponen interior mobil yang berbahan plastik.
Ada fakta menarik terkait istilah minyak rem. Pada umumnya, kita menyebut cairan yang diisikan ke komponen rem motor untuk membantu kinerja rem dengan sebutan minyak rem. Padahal, cairan yang dimaksud bisa menyatu dengan air biasa dan jelaslah bukan masuk ke dalam kriteria minyak. Pada dasarnya, cairan rem DOT 3, DOT 4 dan seterusnya memiliki sifat higroskopis. Higroskopis sendiri adalah kemampuan suatu zat untuk menyerap molekul air dari lingkungannya baik melalui absorbsi atau adsorpsi. Jadi cairan rem itu mampu menyerap air, sedangkan minyak tidak mungkin menyatu dengan air. Oleh karena itu, sebenarnya ada salah kaprah terkait cairan pembantu kinerja komponen rem pada motor atau mobil, sepatutnya kita tidak menyebutnya sebagai minyak.
Perbedaan “Minyak Rem” DOT 3 dan DOT 4
Lantas apa sih beda pelabelan DOT 3 dan DOT4 pada cairan pembantu kinerja komponen rem? Sebenarnya, cairan rem DOT 3 dan DOT 4 memiliki bahan yang sama yang memiliki sifat higroskopis, tetapi ada dua hal yang menjadi pembedanya. Pertama adalah bahan kimia yang terkandung dan yang kedua adalah titik didihnya. Perlu diingat, tidak selamanya DOT 4 bekerja maksimal jika dipakai di mobil atau kendaraan yang merekomendasikan DOT 3. Jika kamu dengan sengaja memasukkan cairan yang bukan standarnya, komponen rem bisa rusak.
Pada cairan rem DOT 4, terdapat campuran kimia yang membuat titik didihnya lebih tinggi, mencapai 255°celsius. Sedangkan pada cairan rem DOT 3 memiliki titik didih tertinggi sebesar 245° celsius.
Jika kita memiliki mobil atau motor yang komponen remnya diisi dengan cairan rem DOT 3. Karena beberapa faktor seperti dicuci, terkena hujan atau menerobos banjir, cairan rem tersebut tercampur dengan air sebanyak 3%. Cairan rem yang sudah tercampur itu dapat menyebabkan titik didih turun hingga 145° celcius dari yang tadinya 255° celcius. Artinya, cairan rem tersebut lebih cepat mendidih.
STP Brake Fluid DOT 4
Pilihan “Minyak Rem” Berkualitas Terbaik
Jika Anda bingung dalam menentukan “minyak rem” terbaik untuk kendaraan Anda, percayakan saja pada STP! Tentu saja Anda harus percayakan kebutuhan cairan penyokong performa rem Anda pada STP karena STP sebagai brand dari Amerika telah dipasarkan di lebih dari 200 negara di dunia sejak tahun 1954 dan aktif dalam ajang balap NASCAR. Saat ini STP juga menghadirkan STP Brake Fluid with ACTIVGARD Technology. Varian “minyak rem” STPdengan teknologi terbaru ini dapat secara aktif melindungi sistem rem untuk performa pengereman yang lebih pakem, awet, dan aman. Untuk kebutuhan komponen rem dengan spesifikasi DOT 3, percayakan saja pada STP Brake Fluid DOT 3 dengan teknologi ActivGard yang tersedia dalam kemasan 300 ml. Titik didih dari STP Brake Fluid DOT 3 ActivGard dapat mencapai hingga 246°C sehingga tahan terhadap panas tinggi. Selain itu, cairan rem dari STP ini juga bersifat netral sehingga dapat dicampurkan dengan minyak rem spesifikasi DOT3 merek lain tanpa mengakibatkan kemacetan pada sistem rem.
Kita semua pasti tahu bahwa salah satu cara untuk menjaga mesin mobil tetap prima adalah dengan rutin mengganti oli. Namun, seringkali pemilik mobil dihadapkan pada opsi penggunaan cairan penguras oli mesin (engine flush) ketika mengganti oli mesin lamanya.
Pertanyaan yang lantas timbul adalah haruskah menggunakan engine flush setiap kali penggantian oli mesin?
Kapan Harus Melakukan Engine Flush
Hal pertama yang penting untuk diketahui adalah engine flush adalah cairan atau cairan kimia yang berfungsi merontokkan deposit hasil oksidasi yang menempel di ruang mesin. Cairan engine flush akan merontokkan atau membersihkan kerak yang menempel pada ruang mesin. Tujuannya adalah agar kinerja mesin tidak terganggu endapan timbal serta kerak yang ada di bagian mesin.
Baiknya Anda menggunakan engine flush sekaligus mengganti oli setiap 10.000 kilometer atau per 6 bulan. Secara teknis, penggunaan engine flush bisa dibilang akan membuat mesin jadi lebih bersih. Dengan melakukan pengurasan oli mesin menggunakan engine flush, mesinakan lebih awet karena partikel- partikel yang tergerus oleh sisa gesekan akan terkuras oleh engine flush sehingga ruangan oli jadi lebih besar.
Ganti Pula Filter Oli Anda
Ditambah lagi, pemakaian cairan engine flush secara berkala juga sudah terbukti dapat memperbaiki kompresi mesin. Akan tetapi, patut diingat bahwa kita perlu juga mengganti filter oli saat melakukan engine flush. Filter oli harus diganti karena deposit yang rontok saat proses flushing tadi kemungkinan besar akan menumpuk di komponen filter oli.
Lantas, cairan engine flush apa yang bisa diandalkan untuk Anda gunakan tiap hendak menguras oli mesin? Jawabannya adalah Engine Flush dari STP! Cairan penguras oli mesin dengan formula aktif ini memiliki pelarut endapan, lumpur, serta kerak sehingga kotoran dan timbal yang menempel pada mesin dan komponen sekitarnya dapat tersuspensi di dalam oli kotor. Dispersan air akan mengikat kontaminan air yang ada di tiap celah mesin. Kontaminan air ini dapat terbentuk karena siklus suhu dingin dan panas setiap harinya. Bila dibiarkan, ini bisa bersifat korosif. Aditif anti wear menjaga gesekan antar metal tetap aman selama proses pembersihan.Hebatnya lagi, cairan penguras oli mesin ini bisa digunakan pada semua merek, tipe (sintetik & mineral) dan kekentalan (SAE) oli. Gunakan STP Engine Flush setiap kali Anda hendak membersihkan saluran oli mesin kendaraan dengan bahan bakar bensin atau diesel Anda. STP Engine Flush adalah produk yang aman terhadap sil dan paking (gasket) di semua jenis motor atau mobil Anda.
Tahukah Anda bahwa bahan bakar untuk kendaraan yang sering Anda pakai dan memenuhi tangki bensin mobil Anda umumnya mengandung beberapa zat pengotor (impuirities). Banyaknya bahan-bahan pengotor seperti air, kandungan aspal, vanadium, natrium, dan sulfur yang terkandung dalam bahan bakar dapat menimbulkan gangguan atau masalah pada tiap-tiap tahapan proses pembakaran. Komponen mobil Anda pun bisa terancam dan tentunya performa mobil Anda bisa menurun drastis.
Seiring berkembangnya teknologi otomotif global setiap tahun, selalu saja ditemukan inovasi baru dalam industri otomotif di dunia. Tidak hanya industri kendaraan, Industri pelumas dan aditif bahan bakar pun mengikuti perkembangannya. Melihat kondisi yang demikian muncul inovasi dari produsen yang menawarkan berbagai macam zat aditif bahan bakar yang sesuai dengan teknologi kendaraan terkini.
Banyak ragam cairan aditif bahan bakar yang tersedia di pasar otomotif Indonesia saat ini, dari yang fungsinya menaikkan angka oktan, mencegah korosi, merawat dan membersihkan sistem injektor, mengurangi emisi, bahkan menghemat bahan bakar. Bahan bakar dengan oktan rendah dan tidak sesuai dengan spesifikasi mesin terkadang memberikan dampak negatif pada mesin, sehingga banyak pemilik kendaraan menambahkan cairan aditif bahan bakar pada tangki mobilnya.
Beragamnya aditif yang tersedia di pasaran, mengharuskan pemilik kendaraan harus lebih bijaksana dalam memilih aditif yang sesuai dengan kebutuhan kendaraan, tidak mengganggu fungsi komponen vital seperti catalytic converter dan sensor oksigen.
Nah, untuk mengatasi masalah terkait timbal dari bahan bakar yang akan menurunkan performa mesin mobil Anda, ada beragam produk aditif bahan bakar yang dapat menjaga sistem bahan bakar dan mesin serta meningkatkan performa kendaraan, salah satunya adalah rangkaian produk aditif bahan bakar dari STP.
Lebih dari 60 tahun, STP—yang merupakan salah satu produk kenamaan dari Amerika Serikat—telah meningkatkan performa kendaraan di seluruh dunia, melalui riset yang teruji langsung di arena balap. STPmemiliki berbagai varian aditif bahan bakaryang bisa Anda gunakan sesuai dengan kebutuhan, baik untuk mobil berbahan bakar bensin maupun solar, sangataman digunakan karena tidak mengandung alkohol yang dapat mengganggu fungsi komponen vital seperti catalytic converter dan sensor oksigen.Salah satu yang terbaik adalah STP Complete Fuel System Cleaner. Jika yang Anda butuhkan adalah perlindungan menyeluruh pada sistem bahan bakar maka STP Complete Fuel System Cleaner bisa jadi solusinya. STP Complete Fuel System Cleaner dapat membersihkan carbon deposit atau kerak pada bagian vital sistem bahan bakar, seperti injektor, katup pemasukan, kepala silinder, dan piston. Selain itu, fuel additive yang satu ini juga dapat mencegah korosi pada tangki bahan bakar dan salurannya.
Perlu kita ketahui bahwa kebanyakan mobil modern yang beredar saat ini, sebagian besar sudah menggunakan power steering. Baik dari model yang termurah sampai yang termahal. Bahkan, tak jarang pula ada pabrikan yang menyematkan power steering pada produk-produk kendaraan niaga, mulai dari kelas ringan sampai yang berat sekalipun. Oleh karena itu, power steering bisa dikatakan sebagi fitur yang memudahkan pengendara untuk melakukan pengendalian kemudi, atau bisa juga diartikan sebagai sistem bantu tekanan ke arah rack steer.
Secara sistem, cara kerja power steering sebenarnya cukup kompleks, kegunaan utamanya adalah membantu pengendalian, terutama ketika berbelok atau bermanuver. Kalau mobil zaman dulu mau belok itu susah, sopir harus pakai tenaga dan susah payah untuk menggerakkan setir, apa lagi ketika berbelok patah (u-turn), berat sekali memutar kemudinya. Dengan adanya power steering, beban gaya ketika mobil menikung, putar balik, atau saat parkir menjadi ringan. Bahkan, membelokkan setir kini bisa dilakukan dengan satu tangan.
Dengan majunya teknologi dan tuntutan efisiensi kendaraan, fitur power steering pada mobil modern belakang ini juga ikut berevolusi. Banyak dari pabrikan dunia yang menambahkan power steering dengan ragam teknologi baru. Dengan demikian, fungsi dari power steering pun meningkat. Sampai saat ini setidaknya ada tiga jenis mekanisme power steering, yakni power steering hidrolik, electronic power steering (EPS), dan hydro-electricpower steering. Dari ketiganya, di Indonesia, hidrolik dan elektrik adalah jenis yang paling banyak kita jumpai.
Power Steering Hidrolik
What is power steering? Electric & Hydraulic power steering system
Simpelnya, power steering hidrolik bekerja menggunakan sebuah tekanan hidrolik yang dihasilkan dari pompa yang digerakan crankshaft melalui drive belt. Jadi, pada sistem ini terdapat reservoir tank, vane pump untuk fluida, control vale, steering hose, steering gear, oil power steering. Karena ada tekanan oli maka membuat putaran kemudi mobil jadi lebih ringan.
Electric Power Steering
Sementara untuk EPS, merupakan jenis power steering yang paling populer saat ini, bahkan digadang-gadang menjadi pengganti dari model hidrolik. Meski secara fungsi sama, tapi ada perbedaan konstruksi yang cukup besar. Paling utama dari susunan perangkat atau komponen yang digunakan. Sistem EPS sudah mengaplikasi motor listrik guna menggerakkan batang setir sesuai sudut putar dan kecepatan mobil. EPS bekerja dari arus listrik baterai yang berguna memutar motornya, tidak seperti hidrolik yang pakai belt untuk menggerakkan pompa. EPS ini banyak diaplikasikan pada mobil modern karena lebih advance dan minim perawatan atau pergantian komponen.
Tapi tetap perlu pengecekan untuk memastikan fungsinya tetap bekerja.Untuk memastikan komponen power steering Anda terawat dan senantiasa dalam performa yang bisa diandalkan, gunakan selalu oli power steering terbaik, Power Steering Fluid with ZDDP dari STP! Sistem power steering pada mobil membutuhkan perlindungan agar tetap beroperasi pada berbagai kondisi, terutama pada iklim tropis seperti di Indonesia. Cairan oli Power Steering Fluid with ZDDP dari STP didesain khusus karena memiliki formula khusus yang telah melalui proses fabrikasi 20 langkah sehingga menghasilkan produk bermutu tinggi. Power Steering Fluid with ZDDP dari STP mengandung bahan zinc dialkyldithiophosphates (ZDDP) yang dapat membantu mengurangi oksidasi pada komponen sehingga tidak mudah berkarat, lebih tahan terhadap panas yang timbul karena gesekan, serta memiliki kemampuan “Anti Wear” yang dapat memperpanjang usia komponen power steering mobil Anda.
Salah satu hal yang wajib untuk diketahui oleh para pemilik mobil adalah waktu yang tepat untuk mengganti minyak rem. Pasalnya, minyak rem mobil memiliki peran begitu penting untuk melumasi komponen dari sistem pengereman. Oleh sebab itu, harus dirawat dengan benar untuk menjaga keselamatan selama berkendara.
Perlu diketahui, minyak rem terbuat dari bahan sintetis bersifat asam yang berbeda dengan cairan-cairan yang digunakan pada sistem hidrolik manapun. Rem bekerja dengan mengubah energi gerak ke energi panas. Jadi terbayang betapa panasnya suhu rem saat ia bekerja.
Suhunya bisa mencapai 200 derajat celcius. Dengan suhu seperti ini, diperlukan cairan khusus yang lebih tahan panas seperti minyak rem.
Tapi minyak rem juga memiliki boiling point atau titik didih sekitar 240—260 derajat celcius. Lebih tinggi, tetapi titik didih ini bisa turun hampir 50 %. Salah satu faktor yang menurunkan boiling point ini adalah kandungan air didalam minyak rem.
Dalam satu tahun, ada sekitar 3 % kandungan air di dalam sistem hidrolik rem. Jika kandungan airnya seperti ini, boiling point minyak rem bisa turun diangka 160 derajat celcius. Tentu ini berbahaya apalagi ketika dalam posisi kecepatan tinggi kita mengerem. Minyak rem bisa mendidih nantinya.
Lantas, kapan minyak rem harus diganti?
Secara umum, penggantian minyak rem ini dilakukan pada interval 2 tahun atau pada 40.000 Km pemakaian. Namun, tergantung minyak rem yang dipakai, kalau minyak remnya bagus, masih tahan hingga 2 tahun pemakaian tanpa masalah. Tapi jika minyak rem murahan, mungkin setahun saja sudah ngempos.
Apabila lebih dari dua tahun, kandungan air pada minyak rem akan semakin banyak. Dalam kurun waktu dua tahun saja sudah sekitar dua hingga tiga persen memiliki kandungan air di dalamnya. Semakin banyak air, maka titik didihnya juga akan terus menurun. Oleh karena itu pastikan Anda menggunakan minyak rem berkualitas nomor wahid, yaitu STP Brake Fluid with ACTIVGARD Technology.
STP sebagai brand dari Amerika yang produknya telah dipasarkan dilebih dari 200 negara di dunia sejak tahun 1954 dan aktif dalam ajang balap NASCAR, sudah menyempurnakan minyak rem dengan ACTIVGARD Technology. Minyak rem STP ACTIVGARD Technology akan mampu secara aktif melindungi sistem rem untuk performa pengereman yang lebih pakem, awet, dan aman.
Beberapa keunggulan ACTIVGARD Technology yang bisa membuat minyak rem STP mengungguli merk lain adalah :
ACTIVGARD menjaga dan melindungi seal karet di sistem rem agar tidak mudah mengeras, getas dan bocor sehingga rem akan lebih awet.
ACTIVGARD melindungi komponen besi/metal dari karat dan korosi yang terdapat di sistem rem.
ACTIVGARD melindungi pipa kapiler sistem rem dari hambatan akibat pembentukan endapan karena oksidasi sehingga melancarkan sirkulasi minyak rem.
ACTIVGARD menjaga boiling point di atas standarisasi minimal (Dry & WetBoiling Point) sehingga performa sistem rem lebih pakem saat dikondisi stop and go maupun kecepatan tinggi.
ACTIVGARD dapat mengikat unsur air akibat kelembaban udara di dalam sistem rem sehingga tidak menyebabkan oksidasi dan menghindari rem blong akibat angin palsu.
ACTIVGARD melampaui standarisasi FMVSS No. 116, SAE J 1703, SAE J 1704, Standar Nasional Indonesia (SNI 06-2769-1992) dan ISO 9001:2015 yang disertifikasi TÜV SÜD KAN.
Jadi, jangan pikir panjang lagi, jika sudah tiba waktunya untuk menguras minyak rem, percayakan sistem pengereman mobil Anda kepada STP Brake Fluid with ACTIVGARD Technology!
Perlu kita ketahui, saat ini, bahan dasar oli atau pelumas pada mesin kendaraan Anda terbagi menjadi 5 grup. Oli yang termasuk pada grup 1 dan 2 bisa dibilang adalah oli mineral. Pembuatannya juga masih sederhana dan terbentuk secara alami dari minyak bumi. Lalu, oli yang termasuk grup 3 itu adalah oli mineral yang sudah diproses dengan sistem hydrocrack yang cukup kompleks sehingga bisa dikategorikan sebagai oli sintetik.
Oli Mineral
Intinya, oli yang termasuk dalam kategori grup 3 berasal dari minyak bumi (mineral) tapi diolah atau diproses lagi di lab. Istilah oli semisintetik ada di grup 3, yaitu oli yang merupakan campuran dengan grup 1 atau 2. Nah, kalau pada oli yang termasuk ke dalam grup 4 dan grup 5 pembuatannya berasal dari campur tangan manusia di lab. Untuk oli yang termasuk di group 4 ini adalah oli yang murni sintetik, artinya murni buatan manusia, biasanya pakai bahan dasar Polyalphaolefin (PAO). Oli yang termasuk dalam grup 5 adalah oli sintetik atau buatan manusia juga yang telah ditambahkan “ester” untuk meningkatkan performa mesin.
Lalu, dari tiga jenis oli tadi: oli mineral, oli semisintetik, dan oli full sintetik, mana yang paling baik untuk digunakan pada mobil atau motor Anda? Pelumas berjenis full sintetik sebenarnya memiliki bahan dasar yang sama dengan pelumas jenis lainnya, yaitu hasil olahan minyak bumi. Namun, proses pembuatannya dilakukan lebih sempurna karena bahan dasarnya masih melalui pengolahan kembali lagi dan diseleksi dengan cara terbaik lewat tahapan yang panjang.
Varian Oli STP
Oli ini dinilai lebih baik daripada jenis semisintetik dan oli mineral karena bebas dari karbon reaktif yang biasanya masih ditemui dari kedua jenis oli tersebut. Karbon reaktif bisa menghasilkan asam, oksigen, dan logam berat lainnya yang pastinya bakal memengaruhi kinerja mesin mobil kesayangan.
Secara umum, oli full sintetik memiliki berbagai keunggulan lainnya mulai dari tidak mudah menguap, lebih tahan oksidasi, pelumasan lebih merata, dan bisa bekerja paling maksimal meskipun temperaturnya tinggi. Banyak produsen yang mulai mengeluarkan produk oli full sintetik yang menjadi andalan mereka, termasuk salah satunya STP dengan Oli Full Sintetik SYN Formula.
Ada beberapa keunggulan Oli Full Sintetik SYN Formula dari STP yang patut dipertimbangkan sebagai pendamping kendaraan kesayangan Anda:
1. Sangat Cocok dengan Iklim Tropis karena Tidak Mudah Menguap
Pakai Oli Full Sintetik SYN Formula dari STP di motor atau mobil Anda ternyata punya kelebihan minim penguapan. Hal ini karena bahan dasar (base oil) dan zat aditif Oli Full Sintetik SYN Formula dari STP lebih bagus dari oli semi sintetik atau mineral. Efeknya, oli full sintetik akan lebih tahan panas dan lebih minim penguapan sehingga sangat cocok untuk digunakan pada iklim tropis di Indonesia.
2. Bisa Lebih Awet karena Jarak Tempuh Jauh
Meskipun harganya terbilang mahal, Oli Full Sintetik SYN Formula dari STP, yang amat minim penguapan, masa pemakaiannya lebih panjang. Bahkan beberapa pabrikan oli mengklaim kalau oli full sintetik bisa digunakan hingga jarak 4.000 km untuk motor dan 10.000 km untuk mobil.
3. Lebih Irit Bensin
Kalau diperhatikan, sebagian besar oli full sintetik punya tingkat kekentalan yang rendah. Misalnya saja Oli Full Sintetik SYN Formula dari STP yang tersedia di pilihan kekentalan 0w-20 dan 5w-30. Karena oli full sintetik encer maka akan berpengaruh terhadap konsumsi bahan bakar. Jika oli encer, kinerja mesin jadi enteng, otomatis konsumsi bahan bakar bisa ditekan atau menjadi lebih irit.
Sebagai pengendara motor atau mobil, beberapa di antara kita pasti masih bingung dengan waktu yang tepat untuk melakukan pergantian oli. Ada yang mengganti oli berdasarkan lama waktu setelah terakhir penggantian oli, biasanya sebulan atau dua bulan. Ada pula yang mengganti oli jika secara visual oli dilihat dari lubang intip sudah keruh berwarna kehitaman.
Membantu Melarutkan Endapan Lumpur/Sludge
Namun, kedua metode penggantian oli tersebut sepertinya kurang tepat. Jika menunggu periode tertentu—misalnya sebulan atau dua bulan—untuk mengganti oli, belum tentu dalam periode tersebut penggunaan mesin motor sama. Jika Anda penganut oli ketika sudah keruh dan hitam harus langsung diganti, cara ini juga tidak terlalu tepat karena oli baru beberapa hari pemakaian pasti akan keruh karena selalu ada sisa oli mengendap di dalam mesin kendaraan Anda. Bisa dibilang, oli yang berubah hitam tidak selalu berarti kalau kondisinya sudah jelek dan kotor sehingga perlu segera diganti. Meskipun dalam kondisi oli mesin sudah dikuras habis, pasti akan selalu ada oli lama yang tersisa di dalam mesin.
Untuk menentukan kapan sebaiknya ganti oli mesin di motor, mudahnya kita bisa mengikuti panduan servis dari pabrikan. Caranya adalah dengan melihat dari jarak tempuh yang sudah diraih atau berapa lama oli mesin sudah dipakai. Penggantian oli mesin dianjurkan buat ganti maksimal tiap 4.000 km atau 4 bulan pemakaian, namun bisa lebih cepat tergantung kondisi dan pemakaian motor. Selain itu, oli juga harus diganti atau ditambahkan jika volume-nya sudah banyak berkurang.
Saat melakukan pergantian oli mesin, cairan pelumas tersebut pasti tidak keluar seluruhnya. Oleh karena ada sedikit oli yang mengendap di sela-sela komponen, akan timbul kerak karbon yang diakibatkan oleh terbakarnya oli itu sendiri dari kegagalannya mengatasi panas ekstrem.
Jika kita membiarkan hal tersebut, performa mesin akan terganggu, bahkan bisa membuat mesin rusak. Salah satu cara praktis dalam membersihkan ruang mesin sekaligus meluluhkan kerak membandel adalah dengan melakukan “engine flush”. Teknik “engine flush” adalah membersihkan komponen mesin dari kerak yang menempel dan endapan oli dengan menggunakan cairan berformulasi khusus.
Meningkatkan kualitas oli yang baru
Salah satu cairan untuk “engine flush” yang terbaik adalah STP Engine Flush. Cairan sakti ini dapat digunakan untuk segala macam mesin, baik yang berbahan bakar bensin, solar, motor, mobil, atau truk. Dengan formula khususnya, cairan ini akan ampuh membersihkan endapan, lumpur serta kerak yang timbul di mesin. Selain itu, Engine Flush dari STP ini ampuh mengurangi keausan pada mesin, meningkatkan efek pelumasan dan perlindungan gesekan dari oli baru.
Penggunaan Engine Flush STP sangat disarankan pada mobil atau motor yang jarak tempuhnya sudah di atas 70.000 km. Mesin yang kotor dan penuh endapan bisa terjadi apabila sang empunya sering telat servis dan ganti oli dan tidak memakai oli yang sesuai spesifikasi kendaraan. Oleh karena itu, sebaiknya mulai sekarang kita harus disiplin dalam merawat kendaraan.
Buat anak otomotif sejati, mungkin istilah “bensin basi” udah nggak asing bagi kalian. Namun, jangan salah, istilah yang satu ini enggak ada sangkut pautnya sama masa kedaluwarsa bensin atau bahan bakar untuk mobil atau motor kalian. Meskipun bensin memang ibarat makanan bagi kendaraan, tapi sebenarnya enggak ada batasan masa yang bisa bikin bensin jadi kedaluwarsa atau enggak enak dan nggak patut dikonsumsi sama kendaraan.
Buat kalian yang kurang paham sama istilah “bensin basi”, istilah ini mewakili keadaan bensin yang telah berubah kandungan unsur kimianya. Hal ini bisa terjadi karena bahan bakar telah mengendap terlalu lama di dalam tangki. Karena telah lama mengendap dan mesin tidak menyala dan mensirkulasikan bensin, kandungan bensin tercampur zat kimia lain.
Mengembalikan Performa Mesin Kendaraan
Kondisi pencemaran bensin akan semakin parah apabila tangki bensin tidak terisi penuh. Rongga tersisa di dalam tangki akan sangat terpengaruh cuaca. Panas, lembap, atau dinginnya cuaca bisa mengakibatkan bensin mendapat kandungan air. Kandungan air pada bensin akan membahayakan mesin karena akan menimbulkan korosi.
Ada beberapa cara yang bisa kita lakukan agar terhindar dari kerusakan fatal akibat “bensin basi”. Simak beberapa cara ini ya!
Isi Penuh Tangki Bensin
Dengan begini, kita tidak perlu khawatir bensin akan tersusupi kandungan air karena pengembunan di tangki.
Isi bahan bakar full
Nyalakan Kendaraan Secara Berkala
Kalau bisa, kalian perlu menyalakan mobil atau motor setidaknya dua atau tiga hari sekali. Dengan menyalakan mesin kendaraan secara rutin, bensin di tangki akan tersirkulasi, ini akan meminimalkan risiko korosi di bagian mesin, tangki, dan saluran bensin.
Gunakan STP Petrol Treatment
Seperti halnya manusia yang agar fit dan bugar perlu asupan suplemen multivitamin, mobil atau motor juga membutuhkan beberapa aditif untuk mendukung performa. Dengan rutin menggunakan STP® Petrol Treatment, kita akan terhindar dari “bensin basi” dan beragam dampak buruknya. Tiap tetes dari STP® Petrol Treatment akan meningkatkan daya pembersihan bensin, menghilangkan risiko korosi dengan menghilangkan kadar air di saluran bensin, dan yang paling penting bisa meningkatkan pembakaran dan pemasukan bensin sehingga tarikan kendaraan bisa tokcer!
STP Petrol Treatment Membantu Meningkatkan Kualitas Bahan Bakar